Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadan Lengkap dengan Latin Beserta Artinya

Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadan Lengkap dengan Latin Beserta Artinya
Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadan Lengkap dengan Latin Beserta Artinya/ilustrasi: freepik
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ramadan sudah di depan mata. Bagi umat islam yang masih memiliki utang puasa di bulan Ramadan kemarin, saatnya bersiap menunaikan kewajiban yang tertunda. Bagi anda yang akan melaksanakannya, berikut bacaan niat qadha puasa ramadan lengkap dengan latin beserta artinya.

Allah SWT memberi kelonggaran kepada hamba-Nya yang tidak bisa menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Orang sakit, musafir, perempuan yang sedang haid/nifas, atau alasan lain yang dibenarkan oleh agama diperbolehkan untuk menunda menjalankan ibadah puasa.

Meski demikian, kewajiban puasa yang ditinggalkan tersebut, harus diganti dengan puasa qadha di kemudian hari. Hukum mengqhada puasa Ramadan bagi kategori orang-orang di atas adalah wajib.

Baca Juga:Malam Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Cek Tanggal dan Amalan SunnahnyaKumpulan Doa Agar Terhindar dari Bencana Banjir

Niat Puasa Qadha Ramadan

Kewajiban untuk mengqadha puasa tertuang dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 184 yang menjelaskan bahwa siapa pun yang uzur atau sakit atau dalam perjalanan lalu berbuka, maka wajib baginya berpuasa pada hari-hari lain sebanyak yang ditinggalkan.

Bagi yang masih memiliki kewajiban menjalankan qadha puasa, berikut bacaan niat qadha puasa Ramadan lengkap dengan latin beserta artinya.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhaai fardhi ramadhaana lillahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat puasa esok hari sebagai ganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta’ala.”

Kapan Niat Puasa Qadha Ramadan Dibaca?

Berbeda dengan bacaan niat puasa sunnah yang boleh dibaca di siang hari selama belum melewati waktu duha, membaca niat puasa qadha memiliki ketentuan tersendiri.

Periwayat seperti Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasai bersepakat jika niat puasa qadha dibaca ketika malam hari sebelum terbit fajar.

“Barangsiapa tidak berniat puasa pada malam hari, maka tidak ada puasa baginya.”

Ketentuan membaca niat puasa qadha Ramadan tersebut didasarkan karena qadha bukan termasuk puasa sunnah melainkan puasa wajib. Jadi, ketentuan membaca niat puasa qadha sama dengan niat puasa Ramadan yang dilakukan sebelum matahari terbit.

Baca Juga:Tayang Hari Ini, Berikut Sinopsis dan Link Streaming Bridgerton Season 4 Episode 1-4 Sub IndoiOS 26.2.1 Tersedia, Cek Daftar iPhone yang Bisa Update

Batas Waktu Puasa Qadha Ramadan Sampai Bulan Apa?

Meskipun Allah SWT memberi kelonggaran pada hamba-Nya terkait waktu mengqadha puasa Ramadan, umat islam sebaiknya tetap harus memperhatikan batas waktu. Mengqadha puasa Ramadan bisa dilakukan dari bulan Syawal hingga bulan Sya’ban di tahun selanjutnya.

0 Komentar