“Kita makan hal yang sepertinya bukan habit kita, seperti kentang, kol, kobis, paprika. Itu semua daerah subtropis, yang kebiasaan hidupnya di ketinggian 800 sampai 2.000 meter di atas permukaan laut,” kata Hanif.
“Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah kini mendorong penataan ulang bentang alam kawasan terdampak longsor melalui pendekatan pertanian yang lebih selaras dengan daya dukung dan karakter lingkungan,” sambungnya. (Wit)
