JABAR EKSPRES – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jumat (23/1/2026).
Dapur ini merupakan bagian dari dukungan Kadin terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Boni Anggara, mengatakan dapur SPPG binaan Kadin tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga diarahkan untuk menyerap tenaga kerja dan menggerakkan UMKM lokal.
Baca Juga:DPRD KBB Fraksi PDI Perjuangan Kawal MBG Agar Berkualitas dan Tepat SasaranKritik PJU Berujung 'Undangan Klarifikasi', Warga Jabar Pertanyakan Ruang Aman Bersuara
“Kadin serius berkontribusi mengurangi pengangguran di Kabupaten Bandung melalui program MBG. Ini bentuk nyata dukungan kami terhadap program prioritas Presiden,” ujar Boni dalam sambutannya.
Boni menyebutkan, hingga saat ini Kadin telah membina 25 dapur SPPG yang tersebar di Kabupaten Bandung dan jumlah tersebut akan terus bertambah. Seluruh dapur diwajibkan melibatkan UMKM di sekitar lokasi.
“Saya sudah minta agar bahan pangan diserap dari wilayah sekitar dapur. Kalau di Cilengkrang sedang banyak sayuran, ya kita serap dari Cilengkrang. Jangan sampai dapur SPPG berdiri, tapi masyarakat di sekitarnya tidak ikut merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Terkait keamanan pangan, Boni menegaskan seluruh dapur binaan Kadin diwajibkan memenuhi standar kebersihan dan mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Kami pastikan tidak ada makanan basi dan tidak ada keracunan. Pengawasan menjadi kunci, dan SLHS ini penting agar kualitas dapur benar-benar teruji,” ujarnya.
Untuk dapur SPPG di Cilengkrang, Boni menjelaskan sebanyak 50 orang terlibat sebagai pekerja, terdiri dari 47 relawan serta tiga tenaga profesional. Dapur tersebut saat ini memproduksi sekitar 2.600 porsi makanan bergizi per hari yang disalurkan ke delapan sekolah.
Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengapresiasi peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menyukseskan program MBG. Ia menegaskan bahwa keberadaan dapur SPPG harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.
Baca Juga:Persib Hampir Full Team, Maung Bandung Siap Menggila di El Clasico IndonesiaBukan Sekadar Tiga Poin, Marc Klok Tegaskan Duel Persib vs Persija Soal Harga Diri Kota
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kadin yang sudah mendukung program Presiden. Dapur SPPG ini bukan hanya untuk penerima manfaat, tapi juga harus menghidupkan masyarakat lokal,” kata Ali Syakieb.
