APBN Jawa Barat Surplus Rp26,43 Triliun Hingga Desember 2025

APBN Jawa Barat Surplus Rp26,43 Triliun Hingga Desember 2025
APBN Jawa Barat Surplus Rp26,43 Triliun Hingga Desember 2025
0 Komentar

Realisasi DBH mencapai Rp7,48 Triliun atau 92,21% menjadi realisasi penyerapan terhadap pagu yang terendah, DAU mencapai Rp40,63 Triliun atau 99,86%, DAK Fisik mencapai Rp1,08 Triliun atau 95,91%, DAK Non Fisik mencapai Rp20,57 Triliun atau 99,21%, DIF mencapai Rp0,19 Triliun atau 100% merupakan capaian realisasi terhadap pagu yang tertinggi, Dana Desa mencapai Rp6,06 Triliun atau 95.60%.

8. Berbagai program prioritas terus berlanjut dan memberi manfaat kepada masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dilaksanakan di 27 Kab/Kota oleh 4.233 unit SPPG menjangkau 11,14 juta penerima manfaat.

Baca Juga:Xiaomi Redmi Note 15 Pro Resmi di Indonesia, Sebelum Beli Cek Spesifikasi dan HarganyaBocoran iPhone 18 Pro Makin Panas, Pakai Layar OLED Samsung dan Face ID Terancam Hilang dari Dynamic Island?

Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah terbangun 62 ribu unit, tersebar di 1.799 lokasi dengan realisasi pembiayaan sebesar Rp7,84 Triliun.

KDKMP telah terbentuk 5.908 unit koperasi dan telah memiliki akun Simkopdes.

Program Sekolah Rakyat telah beroperasi sebanyak 13 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 1.390 siswa.

Telah dilakukan Revitalisasi Sekolah pada 1.574 sekolah dan pembangunan 6 unit Sekolah Baru.

Program SMA Unggul Garuda telah berjalan sejak tahun ajaran 2025 dengan realisasi belanja sebesar Rp44,61 Miliar.

Realisasi belanja Tematik Ketahanan Pangan sebesar Rp6,51 Triliun dengan capaian produksi gabah sebesar 10,23 juta ton.

Penyaluran KUR sebesar Rp28,61 Triliun untuk 510 ribu debitur dan penyaluran UMi sebesar Rp2,14 Triliun untuk 417 ribu debitur.

Selain itu, beliau pun menyampaikan kondisi makroekonomi sebagai berikut:

1. Prospek ekonomi global pada tahun 2025 masih cukup resilien, meskipun dinamika pasang surut tensi perdagangan antara AS dengan Tiongkok masih terus berlangsung bertambah dengan ketegangan geopolitik yang melebar ke Eropa. Harga komoditas dunia masih bergerak fluktuatif.

2. Perekonomian Jawa Barat triwulan III 2025 tumbuh 0,46% (q-to-q) dan 5,20% (y-on-y).

Baca Juga:Yamaha Luncurkan Aerox hingga XSR155 dengan Livery Yamaha’s 70th AnniversaryNgeri! Ini Tampang dan Jeroan Yamaha Tmax yang Dijual Mulai Rp455 Jutaan

PDRB ADHK (yoy) sebesar Rp 461,90 Triliun dan ADHB sebesar Rp759,80 Triliun.

3. Inflasi Desember 2025 tercatat 2,63% (yoy) dengan IHK 110,15. Komoditas yang memberikan andil inflasi: emas perhiasan, cabai rawit dan daging ayam ras, dan cabai merah.

4. Neraca Perdagangan November 2025 (yoy) mencatatkan Surplus USD 2,35 M dengan total Ekspor USD 3,20 M dan Total Impor USD 0,85 M.

Pada Januari-November 2025, dilihat dari transaksi perdagangan Nonmigas dengan AS menunjukkan surplus mencapai USD 5,79 M.

5. NTP naik 1,26% menjadi 116,61, sedangkan NTN turun 0,51% menjadi 113,85.

0 Komentar