Sasar Generasi Z, PPP Jabar Tiru Pola Kaderisasi Anak Muda ala Kabupaten Bogor

Ketua DPW PPP Jawa Barat Pepep Saepul Hidayat saat memberikan keterangan di DPC PPP Kabupaten Bogor
Ketua DPW PPP Jawa Barat Pepep Saepul Hidayat saat memberikan keterangan di DPC PPP Kabupaten Bogor. Foto: Regi Pratasyah Vasudewa/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat mulai mengarahkan fokus serius pada regenerasi kader dengan menyasar pemilih muda.

Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah mengadopsi program Madrasah Kader Partai yang lebih dulu dijalankan oleh DPC PPP Kabupaten Bogor.

Ketua DPW PPP Jawa Barat, Pepep Saepul Hidayat, menilai program tersebut sebagai model efektif untuk mengenalkan dunia politik kepada generasi muda dengan pendekatan yang lebih edukatif dan inklusif.

Baca Juga:DPRD KBB Fraksi PDI Perjuangan Kawal MBG Agar Berkualitas dan Tepat SasaranKritik PJU Berujung 'Undangan Klarifikasi', Warga Jabar Pertanyakan Ruang Aman Bersuara

Menurutnya, Madrasah Kader Partai mampu menjadi ruang awal bagi anak muda untuk memahami partai politik, ideologi, serta peran politik dalam pembangunan.

“Bahkan ada satu model dari Kabupaten Bogor, yaitu Madrasah Kader Partai, yang merupakan ruang atau media pengenalan partai di usia 17-25, itu pun kita adopsi menjadi gerakan di Jawa Barat,” kata Pepep di DPC PPP Kabupaten Bogor, pada Kamis (22/1/2026).

Pepep menegaskan, meski Pemilu telah usai, PPP Jawa Barat tidak memilih untuk berdiam diri. Justru di masa pascapemilu inilah partai melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh, mulai dari pembenahan struktur hingga penguatan kualitas kader.

Menurutnya, pembinaan kader sejak usia muda menjadi kunci untuk membangun mesin politik yang solid dan berkelanjutan. Ia menilai, tantangan politik ke depan menuntut partai memiliki kader yang tidak hanya loyal, tetapi juga memiliki kapasitas berpikir kritis dan memahami kebutuhan masyarakat.

“Ini bukan sekadar rekrutmen, tapi upaya membentuk cara pandang generasi muda terhadap politik, pembangunan, dan peran partai di tengah masyarakat,” jelasnya.

Dengan mengadopsi Madrasah Kader Partai, PPP Jawa Barat berharap dapat menjembatani jarak antara partai politik dan anak muda, yang selama ini kerap dianggap apatis terhadap politik praktis.

Program tersebut dirancang sebagai ruang dialog, pendidikan, dan kaderisasi yang lebih relevan dengan karakter generasi sekarang.

Baca Juga:Persib Hampir Full Team, Maung Bandung Siap Menggila di El Clasico IndonesiaBukan Sekadar Tiga Poin, Marc Klok Tegaskan Duel Persib vs Persija Soal Harga Diri Kota

Pepep juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PPP Jawa Barat dalam menghadapi Pemilu 2029. Meski pesta demokrasi masih beberapa tahun lagi, ia menilai persiapan tidak bisa dilakukan secara instan.

0 Komentar