Bahan Perbaikan Kurikulum, Disdik Jabar Bakal Petakan Kompetensi Matematika Siswa

Bahan Perbaikan Kurikulum, Disdik Jabar Bakal Petakan Kompetensi Matematika Siswa
Rapat persiapan pemetaan. (Dok Disdik Jabar)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) bakal memetakan kompetensi matematika siswa. Itu untuk perbaikan kurikulum hingga pertimbangan kebijakan berbasis data.

Rencananya bakal ada 6.840 siswa SD dan SMP di Jawa Barat yang mengikuti pemetaan. Pelaksanaan pemetaan itu bakal digelar Februari nanti.

Detailnya sampel yang diambil adalah siswa SD dan SMP di wilayah Cekungan Bandung. Yakni dari Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, dan Kota Cimahi.

Baca Juga:Disdik Jabar Irit Bicara Soal SMAN 1 Kutawaringin Bandung Rusak Sebelum DipakaiDugaan Instruksi Jual Buku Karya Kadisdik Jabar Merebak!

Rencananya pemetaan kompetensi itu bakal dilakukan pada 3–4 Februari 2026 untuk tingkat SMP sederajat dan 10–11 Februari 2026 untuk tingkat SD sederajat. Disdik bakal berkolaborasi dengan ITB dalam pelaksanaan.

Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB, Edy Tri Baskoro menjelaskan, pemetaan ini bertujuan mengidentifikasi tingkat penguasaan siswa terhadap berbagai aspek kompetensi matematika. Kemudian memberikan umpan balik bagi siswa, dan sekolah terkait posisi capaian.

Nantinya hasil pemetaan itu juga bakal menjadi bahan policy brief berbasis data bagi pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan. “Ini bisa jadi perbaikan kurikulum berbasis data,” cetusnya.

Edy melanjutkan, pemetaan kompetensi ini berbeda dengan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang telah dilaksanakan oleh siswa SMA sederajat. Pemetaan ini bukan sensus, berbeda dengan TKA, tetapi semacam Programme for International Student Assessment (PISA). Yaitu, program yang dilakukan berdasarkan sampel dari jumlah populasi.

Pemetaan tersebut terdiri dari lima pilar kompetensi matematika. Yakni, pemahaman konsep, kefasihan penerapan prosedur, berpikir logis dan bernalar, kemampuan pemecahan masalah serta komunikasi dan representasi matematika.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Khusus dan Layanan Khusus (PKPLK) Disdik Jabar, Ai Nurhasan menambahkan. Pemetaan itu juga punya kepentingan jangka panjang. Yakni untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA dan perguruan tinggi di Jabar.(Son)

0 Komentar