Jarang Terlihat di Jalan! Ini 3 Motor Matic Honda yang Kurang Laku di Indonesia, Apa Saja?

Jarang Terlihat di Jalan! Ini 3 Motor Matic Honda yang Kurang Laku di Indonesia, Apa Saja?
Jarang Terlihat di Jalan! Ini 3 Motor Matic Honda yang Kurang Laku di Indonesia, Apa Saja?
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dominasi Honda di pasar sepeda motor Indonesia, memang tak perlu diragukan lagi.

Produk seperti Honda Beat, Vario, hingga PCX laris manis bak kacang goreng.

Namun, tahukah Anda bahwa raksasa otomotif asal Jepang ini juga pernah meluncurkan produk yang justru “layu sebelum berkembang”?

Baca Juga:Tabel Angsuran KUR Mandiri 2026, Tawarkan Cicilan Mulai Rp10 Ribu Sehari untuk UMKM PemulaPrediksi Seleksi CPNS 2026: Kemungkinan Jadwal Pelaksanaan dan Kriteria Calon ASN

Beberapa model matic Honda sempat mengaspal namun gagal mencuri hati konsumen Indonesia hingga akhirnya harus disuntik mati.

Mulai dari desain yang dianggap aneh hingga konsep yang terlalu maju di zamannya, berikut adalah 3 motor matic Honda yang kini statusnya menjadi barang langka karena kurang laku di pasaran:

1. Honda Revo AT (Bebek Matic)

Muncul pada tahun 2010, Honda Revo AT adalah sebuah eksperimen berani. Motor ini mencoba menggabungkan kenyamanan transmisi otomatis (*matic*) dengan ketangguhan bodi motor bebek.

Konsumen Indonesia saat itu merasa tanggung. Untuk kenyamanan matic, orang lebih memilih Honda Vario atau Beat yang memiliki ruang kaki luas.

Selain itu, sistem pendingin udara dan mesin yang dianggap rumit untuk perawatan motor bebek membuat peminatnya minim. Akhirnya, Revo AT hanya bertahan sekitar tiga tahun di pasar.

2. Honda Spacy Helmet-In

Diluncurkan pada 2011, Honda Spacy sebenarnya memiliki nilai jual yang sangat fungsional, yaitu bagasi ekstra luas (18 liter) yang bisa menampung helm full face.

Masalah utamanya ada pada desain. Untuk mengakomodasi bagasi besar, bodi Spacy dibuat cenderung lebar dan “gemuk”.

Baca Juga:Bahaya! Persib Bandung Harus Hati-hati Rekrut Layvin Kurzawa, Ini AlasannyaTabel Angsuran KUR BNI 2026 Plafon Rp10 – Rp50 Juta, Estimasi Cicilan Per Hari Cuma Rp30 Ribuan

Selera konsumen Indonesia saat itu lebih menyukai matic ramping dan sporty seperti Beat, atau klasik seperti Scoopy.

Posisi Spacy pun terjepit di antara dominasi Beat dan Vario, hingga akhirnya resmi dihentikan produksinya pada 2018.

3. Honda Beat Pop

Beat Pop hadir sebagai varian dari keluarga Honda Beat pada tahun 2014. Jika Beat FI berkonsep sporty dan Beat Street berkonsep adventure, Beat Pop hadir dengan garis bodi yang lebih membulat dan halus, menargetkan pasar anak muda yang ingin tampil beda.

Desain Beat Pop dianggap kurang agresif dibandingkan saudaranya, Beat Sporty.

Sebagian besar konsumen lebih memilih desain Beat yang tajam dan gahar.

0 Komentar