JABAR EKSPRES – Timbunan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Ancol, Jalan Pungkur, Kota Bandung, dikeluhkan warga. Sampah yang tidak terangkut selama beberapa hari terakhir menimbulkan bau menyengat dan meluber hingga ke badan jalan, Senin (12/1/2026).
Warga sekitar, Sukaesih (55), mengatakan kondisi tersebut sudah cukup mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan. Pasalnya timbulan sampah di TPS Pasar Ancol itu sudah muncul selama berhari-hari.
“Beberapa hari terakhir sampahnya memang makin menumpuk. Baunya sudah cukup menyengat, apalagi kalau siang kaya gini. Sampah juga sudah meluber sampai ke jalan, jadi cukup mengganggu pengendara yang lewat,” ujar Sukaesih saat ditemui Jabar Ekspres di lokasi.
Baca Juga:Darurat Sampah Kian Serius, Pemkot Bandung Tekankan Peran Rumah TanggaSampah Organik Tak Boleh Menumpuk, RW di Kota Bandung Wajib Olah Minimal 25 Kg per Hari
Menurut dia, petugas kebersihan menyebutkan pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti sedang tersendat. Akibatnya, sampah belum bisa segera diangkut dari TPS.
“Mudah-mudahan malam ini benar-benar diangkut, kata petugasnya sih gitu. soalnya kasihan warga dan pedagang pasar takut kebauan saya aja lewat sini bau apalagi yang sering ke pasar,” kata dia.
Sukaesih berharap persoalan serupa tidak terus berulang. “Harapannya sih masalah sampah di Kota Bandung ini cepat ada solusi jangka panjang agar bisa selesai, tidak mengganggu aktivitas warga,” harapnya.
Keluhan warga ini muncul di tengah kondisi berkurangnya kuota pengiriman sampah Kota Bandung ke TPA Sarimukti. Pemerintah Kota Bandung mengakui persoalan sampah menjadi tantangan paling krusial yang saat ini dihadapi.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut situasi ini sebagai momen penentuan untuk menyelamatkan kota dari krisis sampah. Dia mengatakan Pemkot tidak menunggu keputusan terkait kuota pengiriman, dan memilih langsung mengambil langkah antisipatif.
Dirinya membeberkan, salah satu langkah utama yang didorong adalah perubahan paradigma pengelolaan sampah, dimulai dari pemilahan di tingkat rumah tangga.
Pemerintah Kota Bandung berencana merekrut 1.597 petugas yang akan ditempatkan di setiap RW untuk mendukung pemilahan dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Baca Juga:Sampah Menggunung di Permukiman, Krisis Sampah Bayangi BandungDLH Angkut 95 Meter Kubik Sampah Sisa Pesta Tahun Baru di Bandung
“Paradigma lama harus kita ubah. Sampah tidak cukup hanya diangkut, tetapi harus habis dan diolah hari itu juga,” ujar Farhan di Plaza Balai Kota Bandung, Senin.
