JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan rencana pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Simpang Bappenda akan direalisasikan tahun ini.
Proyek ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki sekaligus menata kawasan agar lebih tertib, nyaman, dan terintegrasi.
“Pembangunan JPO ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas masyarakat, khususnya pejalan kaki,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Jumat (9/1/2026).
Baca Juga:Pimpin Rapat TAPD, Bupati Bogor Tegaskan Anggaran Daerah Harus Berpihak pada RakyatBupati Bogor Beri Pesan untuk Damkar, Soroti Response Time dan Semangat Pengabdian
Menurut Rudy, keberadaan JPO bukan sekadar fasilitas penyeberangan, tetapi bagian dari penataan kawasan Simpang Bappenda agar lebih rapi dan tertata.
Ia menilai kawasan tersebut perlu ditangani secara menyeluruh karena merupakan salah satu titik aktivitas masyarakat yang cukup padat.
“Pembangunan JPO diharapkan mampu mendukung penataan kawasan Simpang Bappenda agar lebih tertib, rapi, dan terintegrasi dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Rudy menegaskan, pembangunan infrastruktur harus memperhatikan kualitas dan dampak jangka panjang, bukan hanya mengejar kecepatan penyelesaian proyek. Karena itu, desain JPO akan disinergikan dengan akses jalan, jalur pedestrian, hingga estetika lingkungan.
“Penataan kawasan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari desain JPO, akses jalan, pedestrian, hingga estetika lingkungan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa JPO merupakan bagian dari upaya menghadirkan rasa aman serta kemudahan mobilitas bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan keselamatan sekaligus memperkuat wajah kawasan perkotaan.
“Infrastruktur yang dibangun harus bisa menjawab kebutuhan keselamatan sekaligus memperkuat citra kawasan,” imbuhnya.
Baca Juga:JPO Bappenda Bakal Dibangun, Sekda Kabupaten Bogor: Tujuan Utamanya Membuat LandmarkResmikan Flyover Soebianto dan JPO Tenjo, Ini Harapan Bupati Bogor
Selain aspek teknis pembangunan, Pemkab Bogor turut membahas penataan kawasan sekitar, peluang dukungan dari pihak swasta, pengelolaan media informasi dan periklanan, serta penataan ruang publik.
Langkah ini dilakukan agar Simpang Bappenda berkembang menjadi kawasan yang lebih hidup, aman dan nyaman.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memastikan seluruh persiapan teknis, desain, dan pelaksanaan pembangunan JPO berjalan selaras, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
