Contoh Teks Khutbah Jumat: Rezeki yang Halal Menjadi Penyebab Hidup Tenang

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang rezeki halal yang jadi penyebab hidup tenang. (Unsplash/ante_kante)
0 Komentar

Mengonsumsi rezeki yang diperoleh dari cara halal tidak hanya perintah langsung dari Allah Ta’ala yang berbuah pahala. Akan tetapi, dengan berusaha melakukannya, doa kita juga akan cepat dikabulkan.

Mengapa demikian? Karena dengan mengonsumsi yang halal, maka tidak ada penghalang do’a kita.

Berbeda dengan menyantap yang haram. Maka do’a kita secara langsung dapat tercegah. Sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah SAW:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: …. ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلُ يُطِيلُ السَّفَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ، يَا رَبِّ يَا رَبِّ أَشْعَثَ أَغْبَرَ، ‌مَطْعَمُهُ ‌حَرَامٌ، وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ، وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ، وَغُذِّيَ بِالْحَرَامِ، فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

Baca Juga:30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Januari 2026, Klaim Gems dan Pemain OVR Tinggi Gratis!Contoh Teks Khutbah Jumat: Merealisasikan Resolusi Tahun Baru dengan Niat yang Baik

Artinya, “Dari Abu Hurairah Ra, dia berkata, ‘Rasulullah Saw kemudian menyebutkan seseorang yang melakukan perjalanan panjang dalam keadaan dirinya kusut dan kotor, dia mengangkat kedua tangannya menghadap ke langit seraya berdoa: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku,” namun makanannya haram, minumannya haram dan pakaiannya haram dan kenyang dengan sesuatu yang haram, lalu bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan?’.” (HR. Muslim).

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,

Selain mengakibatkan doa tidak terkabul, mengonsumsi sesuatu dari yang haram juga dapat mengakibatkan hati tidak tenang dan terhalang dari rahmat Allah Ta’ala.

Hal ini dijelaskan oleh Syekh Nawawi al-Bantani dalam kitab Maraqil Ubudiyah, halaman 187, dengan mengutip pendapat Asy-Sya’rani:

الشِّبَعُ مِنَ الْحَلَالِ مَبْدَأُ كُلِّ شَرٍّ، فَكَيْفَ مِنَ الْحَرَامِ: قَالَ الشَّعْرَانِيُّ: فَإِنَّ أَكْلَ الْحَرَامِ أَوِ الشُّبْهَةِ يُظْلِمُ الْقَلْبَ، وَيَحْجُبُ عَنْ دُخُولِ حَضْرَةِ اللَّهِ تَعَالَى، وَيُخَلِّقُ الثِّيَابَ

Artinya: “(Kenyang karena yang halal saja dapat menjadi awal dari segala keburukan, maka bagaimana lagi jika berasal dari yang haram) Asy-Sya‘rani berkata: Sesungguhnya memakan sesuatu yang haram atau yang bersifat syubhat akan menggelapkan hati, menghalangi seseorang dari memasuki hadirat Allah Ta‘ala, serta menjadikan pakaian cepat rusak dan lusuh.”

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,

Mencari rezeki yang halal merupakan perintah langsung dari Allah Ta’ala. Kita dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang baik, baik dari segi zatnya maupun dari cara memperolehnya.

Hal tersebut memiliki banyak manfaat, tidak hanya bagi kesehatan jasmani yang tampak secara lahiriah, tetapi juga bagi perilaku serta ketenangan hati kita secara batiniah.

Sebaliknya, mencari rezeki dari sumber yang haram akan menimbulkan banyak mudarat bagi diri kita.

Baca Juga:10 Kode Redeem Free Fire 8 Januari 2026, Klaim Hadiah Spesial Gratis!Update Kondisi Persib Jelang Lawan Persija, Dua Pemain Dipastikan Absen

Sebagaimana yang telah disampaikan oleh khatib sebelumnya, kita dilarang mengonsumsi makanan yang berasal dari hasil riba, perkara syubhat, mencuri, menipu, dan perbuatan haram lainnya.

0 Komentar