“Nah ini kan sebetulnya Hotel Tjimahi sendiri dalam masih keanggotaan PHRI Kota Cimahi. Dan kita juga sering melakukan istilahnya pembinaan, ataupun istilahnya kita sharing-sharing gitu ya,” ungkapnya.
Adapun terkait observasi TACB, Lucky menyebut proses tersebut sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, penetapan sebagai cagar budaya justru akan membawa manfaat karena membuka peluang dukungan pemeliharaan dari pemerintah.
“Sebetulnya TACB itu sudah lama gitu ya melakukan apa observasinya ini. Namun kan kembali lagi, sebetulnya kan dengan ditetapkan ada manfaatnya,” pungkasnya.(Mong)
