JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana membangun fasilitas park and ride untuk menata ulang sistem perparkiran di sekitar Kebun Raya Bogor hingga kawasan Surya Kencana.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor tercatat hampir mencapai dua juta orang setiap tahunnya.
Selain itu, kawasan Suryakencana juga menjadi salah satu titik aktivitas wisata dan kuliner yang cukup padat sehingga membutuhkan penataan parkir yang lebih tertib.
Baca Juga:Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Komunitas Cycling Cibinong Masuk Pendopo, Bahas Sepeda hingga Program 2026Akibat Ekskavator Lepas dari Trailer Terjadi Kecelakaan Beruntun di Jonggol Bogor, 5 Orang Alami Luka Ringan
Dengan tingginya angka kunjungan tersebut, Pemkot Bogor mulai mengambil langkah agar keberadaan wisata unggulan itu juga dapat memberikan kontribusi penerimaan resmi bagi daerah, salah satunya melalui pengelolaan park and ride.
“Kebun Raya itu pengunjungnya setiap tahun lebih dari satu juta, hampir dua juta orang. Tetapi tidak ada pemasukan resmi ke Kota Bogor kalau kami sendiri tidak berinisiatif,” ujar Dedie Rachim di Kota Bogor, dikutip Minggu (4/1/2026).
Dedie menjelaskan, fasilitas park and ride untuk pengunjung Kebun Raya Bogor maupun Suryakencana akan dibangun di sekitar Plaza Bogor dan Pasar Bogor yang saat ini tengah dalam proses untuk dilakukannya pembangunan ulang.
Nantinya, pengunjung tidak lagi memarkirkan kendaraan di ruas-ruas jalan sekitar kawasan wisata tersebut, tetapi diarahkan memarkirkan kendaraan di fasilitas park and ride resmi yang disediaka Pemkot Bogor.
“Pasar Bogor dan Plaza Bogor sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung memang harus kami nol-kan atau kosongkan terlebih dahulu. Setelah itu kami bangun kembali, dan di lokasi tersebut akan kami siapkan juga park and ride untuk menyelesaikan permasalahan parkir di sekitar Kebun Raya dan Surya Kencana,” katanya
Adapun Pemkot Bogor menargetkan pembangunan fasilitas park and ride tersebut dapat mulai berjalan pada 2026 ini, seiring dengan proses pembangunan ulang kawasan Plaza Bogor dan Pasar Bogor yang ditargetkan dimulai paling lambat pada awal Februari mendatang.
Lebih lanjut, Dedie pun mengatakan Pemkot Bogor juga telah menjalin komunikasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) selaku pengelola resmi Kebun Raya Bogor terkait penataan parkir di kawasan tersebut.
