JABAR EKSPRES , BANDUNG – Kinerja pelayanan publik di RSUD Welas Asih kembali menuai apresiasi. Pada Triwulan IV Tahun 2025, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut mencapai 97,14 persen, menempatkannya dalam kategori sangat baik.
Capaian ini mencerminkan tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap mutu layanan kesehatan yang diberikan RSUD Welas Asih, di tengah tantangan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan serta ekspektasi publik yang semakin tinggi.
Berdasarkan hasil survei IKM, seluruh unsur pelayanan yang dinilai menunjukkan skor di atas 93 persen. Produk spesifikasi layanan menjadi salah satu indikator dengan nilai tinggi, yakni 98,13 persen, disusul kompetensi pelaksana yang mencatat skor 98,64 persen.
Baca Juga:Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman 100 Juta Cicilan Termurah untuk UMKM!H. Khoerul Ajak Masyarakat Jaga Alam dan Seisinya, Tanam Pohon Jangan Bosan
Tentunya, hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat menilai layanan medis maupun non-medis telah sesuai standar dan didukung oleh tenaga yang kompeten.
Aspek persyaratan layanan juga memperoleh nilai 97,36 persen, menandakan prosedur administratif dinilai jelas dan tidak berbelit. Sementara itu, sistem mekanisme dan prosedur berada di angka 96,85 persen, mencerminkan alur pelayanan yang relatif mudah dipahami oleh pengguna layanan.
Meski masih dalam kategori sangat baik, waktu penyelesaian menjadi indikator dengan skor terendah, yakni 93,53 persen. Angka ini mengindikasikan masih adanya ruang perbaikan dalam efisiensi waktu pelayanan, terutama pada jam-jam sibuk atau layanan tertentu.
Dua aspek yang mencatat skor tertinggi adalah penanganan pengaduan dan informasi layanan, masing-masing mencapai 99,15 persen. Capaian ini menunjukkan sistem pengelolaan keluhan pasien dinilai sangat responsif, serta informasi layanan dianggap mudah diakses dan jelas.
Tingginya nilai ini menjadi indikator penting bahwa RSUD Welas Asih tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga pada komunikasi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat, yang selama ini kerap menjadi titik lemah layanan publik.
Survei IKM RSUD Welas Asih Triwulan IV Tahun 2025 melibatkan 375 responden, dengan komposisi 248 perempuan dan 128 laki-laki. Dominasi responden perempuan menunjukkan tingginya peran perempuan sebagai pengguna sekaligus pendamping pasien dalam layanan kesehatan.
Dari sisi pendidikan, responden didominasi lulusan SMA sebanyak 166 orang, disusul lulusan SMP 81 orang dan SD 40 orang. Responden berpendidikan tinggi juga terwakili, dengan 49 orang lulusan S1, 38 lulusan D1–D3, serta 2 orang lulusan S2. Komposisi ini menunjukkan hasil survei mencerminkan penilaian dari beragam latar belakang pendidikan.
