JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke tingkat kecamatan.
Salah satu langkah konkretnya adalah program rehabilitasi Masjid Raya di seluruh 40 kecamatan yang akan mulai dilaksanakan pada Januari 2026, sebagai bagian dari prioritas pembangunan daerah sekaligus persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, pembangunan dan peningkatan sarana ibadah tidak boleh terpusat hanya di wilayah pemerintahan seperti Cibinong, melainkan harus dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat di setiap kecamatan.
Baca Juga:Masjid Raya Nurul Wathon Bakal Dilengkapi Hotel dan Asrama Haji, Ini Tanggapan Eks Bupati Bogor NurhayantiRefleksi Akhir Tahun, Bupati Bogor Hidupkan Masjid Raya Nurul Wathon sebagai Pusat Umat
“Pembangunan masjid bukan hanya di Cibinong. Kita ingin seluruh kecamatan merasakan perhatian yang sama, terlebih dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Masjid harus menjadi pusat ibadah, pembinaan umat, dan kebersamaan masyarakat,” tegasnya, Selasa (30/12/2025).
Dalam program tersebut, setiap kecamatan akan menerima bantuan stimulus sebesar Rp100 juta. Dana itu dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masing-masing Masjid Raya, mulai dari perbaikan bangunan, peningkatan fasilitas pendukung ibadah, hingga upaya menciptakan kenyamanan jamaah.
Menurut Rudy, Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai keimanan, kepedulian sosial, dan persatuan umat. Karena itu, keberadaan masjid yang layak dan representatif menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas keagamaan masyarakat.
“Kami berharap Masjid Raya di setiap kecamatan bisa menjadi ruang ibadah yang nyaman sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan sosial, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan dan seterusnya,” ujarnya.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Pemkab Bogor juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, dan kekhusyukan ibadah selama Ramadhan.
