JABAR EKSPRES – Aplikasi penghasil uang AMG Pantheon yang mengaku sudah berjalan satu tahun lebih, dan mampu memberikan banyak keuntungan bagi anggotanya, kini sedang berada diujung tanduk.
Aplikasi yang menyebut diri sebagai investasi trading ini dikabarkan sudah mulai susah WD karena terus mengalami delay, bahkan saat ini aplikasi mulai menarik pajak. Banyak influenser investasi online yang memperingatkan para anggota aplikasi AMG untuk waspada dan berhati-hati adanya kemungkinan aplikasi ini bakal scam dalam waktu dekat.
Bahkan ada yang memprediksi aplikasi bakal tumbang awal tahun 2026, sesuai dengan batas waktu periode promo hadiah undangan spesial natal yang sedang digelar aplikasi tersebut.
Baca Juga:Nonton Drama Pendek di Aplikasi Short Pro, Benarkah Bisa Dapat Dolar Tiap Hari?Resep Bakaran Ayam, Ikan dan Daging untuk Tahun Baru, Paling Simpel dan Enak
Dari poster yang dibagikan para membernya di sosial media, aplikasi sedang menggelar promo dengan nama “Hadiah Undangan Spesial Natal” yang berlaku mulai 21 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Promo tersebut akan memberikan hadiah untuk para anggota yang berhasil mengundang member baru dengan bonus 10 persen + 10 persen dari investasi pengguna baru. Dan masih ada bonus juga untuk pengguna barunya.
Ada 6 level investasi mulai dari $300 hingga $5.000, dimana anggota bisa mendapatkan bonus hingga $500 atau setara dengan Rp8 jutaan, yang akan cair setelah periode promo berakhir yakni setelah tanggal 5 Januari 2026.
Pasti akan banyak anggota yang menarik member baru demi mendapatkan bonus tersebut, namun diprediksi ini hanya akal-akalan aplikasi untuk mengeruk uang deposit para membernya.
Hingga akhirnya, sebelum bonus dibagikan, aplikasi bakal kabur membawa uang deposit para membernya, seperti yang berulang kali terjadi pada aplikasi ponzi lain yang juga terbukti penipuan atau scam.
Saat ini saja, aplikasi sudah tidak membuka lagi fitur penarikan, dan menerapkan syarat pembayaran pajak untuk anggota yang ingin melakukan penarikan. Padahal, meski sudah membayar pajak, tidak ada jaminan penarikan bakal berhasil, mengingat kondisi ini juga selalu terjadi pada aplikasi lain yang sejenis.
Dari pada menambah kerugian dengan membayar pajak, lebih baik mulai mengumpulkan bukti transaksi untuk melaporkan para leader aplikasi AMG Pantheon ke Polisi, sebelum mereka ikut kabur bersama para bandarnya.
