JABAR EKSPRES – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, menyampaikan sejumlah evaluasi kinerja Pemprov Jabar sepanjang 2025. Pihaknya menyoroti beberapa kebijakan Dedi Mulyadi yang cukup menarik perhatian publik.
Politikus PDIP itu menguraikan, ada sejumlah kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan yang cukup menjadi perhatiannya, salah satunya di bidang pendidikan.
Kebijakan itu seperti dihilangkannya kucuran bantuan ke pesantren. Menurut Ono, pesantren memiliki peran penting dalam keberlangsungan pendidikan di Jawa Barat, sehingga perlu untuk tetap mendapatkan perhatian.
Baca Juga:Persib Mantap Di Puncak Klasemen, Eliano Bicara Soal Dukungan BobotohTujuh Jabatan Camat di Bogor Masih Kosong, BKPSDM Petakan Lulusan IPDN
“Pesantren itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan bagaimana meningkatkan indeks pendidikan di Jawa Barat yang masih sangat rendah. Angka lamanya sekolah juga masih sangat rendah,” cetusnya.
Ono melanjutkan, alokasi bantuan ke pesantren juga berubah. Bentuknya tak lagi hibah, melainkan menjadi program beasiswa santri. Hal itu pun membuat penyerapannya kurang optimal.
“Dari Rp 10 miliar yang dianggarkan kan hanya terserap Rp 5,1 miliar,” kata dia.
Menurut pria yang kembali memimpin PDIP Jawa Barat itu, pada prakteknya ternyata kendala penyerapan tersebut adalah soal data siswa atau santri yang kurang mampu.
“Data pesantren yang di bawah Kemenag itu ternyata masih kurang baik. Ini ke depan perlu diperbaiki,” cetusnya.
Ono melanjutkan, kebijakan berikutnya yang menjadi perhatian adalah terkait BPMU untuk sekolah swasta. Konsepnya senada, yakni berubah menjadi beasiswa kurang mampu.
“Ini pun juga butuh sebuah proses pendataan bukan hanya berdasarkan DTSEN. Karena kamu masih banyak mendapati rakyat yang tidak mampu ternyata tidak masuk dalam DTSEN,” tuturnya.
Baca Juga:Ridwan Kamil Sampaikan Permohonan Maaf, Akui Kesalahan dalam Pernikahan 29 TahunTersirat! Federico Barba Memang Tinggalkan Persib, Begini Katanya!
Ono berharap di 2026 nanti kolaborasi antara Pemprov dan DPRD Jabar berjalan makin baik, sehingga pembangunan berbagai sektor di Jabar berjalan dengan baik. (son)
