Menanggapi kritik tersebut, Wali Kota Banjar, Sudarsono, mengakui kelemahan yang ada. Usai meresmikan bangunan galeri, ia menyatakan bahwa lokasi galeri memang kurang strategis dan membutuhkan evaluasi lebih lanjut untuk meningkatkan aksesibilitasnya. Tujuannya agar galeri dapat dengan mudah ditemukan dan benar-benar berfungsi optimal sebagai wadah pemasaran produk-produk unggulan UMKM Kota Banjar. “Ya, memang masih ada kendala dari akses masuknya. Kita harus ada upaya agar lokasi galeri ini tidak terisolir,” kata Sudarsono. (CEP)
Galeri UMKM Sukma Kenanga Rp2,2 Miliar Dikritik, Lokasi Terisolir!
