Wakil Ketua DPR RI Relokasi Warga Terdampak Longsor Arjasari, 8 Rumah Dibangun Secara Mandiri

Wakil Ketua DPR RI Relokasi Warga Terdampak Longsor Arjasari, 8 Rumah Dibangun Secara Mandiri
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal saat meletakan pondasi delapan rumah warga yang terdampak longsor di Kampung Ciketug, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Kamis (25/12/2025). Foto Agi
0 Komentar

Ia menargetkan pembangunan rumah relokasi bisa rampung dalam waktu singkat.

“Saya ingin secepatnya. Kalau bisa 14 sampai 15 hari sudah tuntas semuanya. Amin,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Cucun, baru delapan unit rumah yang dibangun. Namun secara keseluruhan terdapat sekitar 28 keluarga yang terdampak dan membutuhkan relokasi.

“Tadi juga ada aspirasi tambahan. Totalnya ada 28 keluarga. Nanti kita ajak semua pihak, siapa pun yang punya kepedulian, baik secara pribadi, dari pemerintah daerah, maupun dari Pemprov, untuk bersama-sama membantu,” ujarnya.

Baca Juga:Pupuk Kujang Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Arjasari, Fokus ke Pemulihan WargaPencarian Korban Longsor Arjasari Dilanjutkan Relawan 3 Hari, Bupati Bandung Siapkan Ini

Ia juga mengapresiasi kekompakan warga dan pemerintah setempat yang dinilai cepat bergerak saat musibah terjadi.

“Saya melihat gotong royong warga luar biasa. Pak Camat, Pak Kades langsung turun. Inilah yang saya harapkan, kepedulian nyata, bukan hanya seremonial,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Kawa Setiawan (45), salah satu warga terdampak, mengaku bersyukur atas bantuan relokasi yang diberikan.

“Saya Alhamdulillah sudah dikasih rumah relokasi sama Pak Haji Cucun. Saya pribadi ngucapin terima kasih sebesar-besarnya ke Pak Haji Cucun bersama putrinya, Ibu Humairah. Mudah-mudahan kebaikan beliau dibales ku (dibalas sama) Allah Subhanahu Wa Taala, diberi kesehatan dan rezeki,” ujarnya.

Ia mengatakan selama pembangunan berlangsung, dirinya bersama keluarga tinggal di rumah kontrakan yang biayanya dibantu pemerintah.

“Selama ini saya ngontrak, Pak. Kontraknya dibantu selama tiga bulan, per bulannya Rp500 ribu. Itu dari bantuan Pak Bupati,” katanya.

Menurutnya, pembangunan rumah relokasi diharapkan bisa segera rampung agar warga bisa kembali tinggal dengan aman.

Baca Juga:Masuki Hari Ketujuh, Pencarian Korban Longsor Arjasari Masih NihilHari Kelima Pencarian, Basarnas Fokus Pencarian Manual di Longsor Arjasari

“Kalau bisa ya secepatnya, soalnya ngontrak itu kan tetap ada batasannya. Beda sama rumah sendiri,” ujarnya.

Kawa juga menyampaikan aspirasi warga lain yang belum mendapatkan relokasi. Dari total 28 keluarga terdampak, baru delapan yang saat ini dibangunkan rumah.

“Yang ketimbun itu ada enam rumah, dua lagi di bagian belakang karena takut dan berbahaya. Harapan kami, yang 20 keluarga lagi juga bisa segera direlokasi ke tempat yang lebih aman,” katanya.

0 Komentar