Pencarian Korban Longsor Arjasari Dilanjutkan Relawan 3 Hari, Bupati Bandung Siapkan Ini

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat rapat koordinasi pencarian tiga korban longsor di Kampung Condong, Desa W
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat rapat koordinasi pencarian tiga korban longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Kamis (11/12) malam. Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan proses pencarian korban longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, tetap diperpanjang selama tiga hari ke depan. Keputusan ini diambil setelah masa operasi resmi Basarnas yang berlangsung tujuh hari berakhir pada Kamis (11/12).

Dalam evaluasi bersama Basarnas yang diwakili Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Muhammad Adip, Dadang menjelaskan bahwa sejak pencarian dimulai pada 5 Desember, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban meski berbagai alat berat telah dikerahkan.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014, operasi pencarian berlangsung tujuh hari. Namun ada permintaan dari keluarga korban untuk memperpanjang pencarian selama tiga hari: Jumat, Sabtu, dan Minggu. Basarnas selesai malam ini, tetapi relawan akan melanjutkan pencarian dengan pengawasan BPBD,” ujar Dadang saat rapat koordinasi, Kamis (11/12) malam.

Baca Juga:Petir Hantam Rumah di Cikalongwetan, Seorang Mahasiswa TerlukaKapal Pertamina Terus Bergerak: Antarkan Energi dan Harapan ke Sumatra

Ia menegaskan, apabila dalam pencarian lanjutan ditemukan indikasi kuat lokasi korban, pemerintah akan segera meminta Basarnas kembali melakukan operasi resmi.

Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus mengantisipasi berbagai kemungkinan. Dadang berharap dalam waktu dekat muncul petunjuk jelas, termasuk kemungkinan bau jenazah, agar pencarian dapat difokuskan.

Untuk pencarian lanjutan ini, sekitar 30 relawan disiapkan berikut kebutuhan logistiknya.

Kontrakan 3 Bulan untuk Warga di Zona RawanSelain pencarian korban, Pemkab Bandung menyiapkan dukungan bagi warga yang terdampak maupun tinggal di wilayah rawan longsor. Dadang menyampaikan bahwa pemerintah akan menanggung biaya kontrakan selama tiga bulan sebagai hunian sementara, terutama selama periode cuaca ekstrem.

“Besok kita asesmen dulu jumlah rumah terdampak. Warga yang rumahnya rawan kita berikan biaya kontrakan sampai Februari,” jelasnya.

Enam rumah warga yang hancur akibat longsor juga akan dibangun kembali di lokasi aman di Desa Wargaluyu. Lahan untuk pembangunan disediakan berkat bantuan Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurizal.

“Pak Haji Cucun memberikan bantuan lahan untuk enam unit rumah. Pemerintah daerah mendukung, dan mulai besok kita bangun,” kata Dadang.

Selain itu, Pemkab Bandung juga akan membangun dua unit rumah tambahan bagi warga yang tinggal di area rawan. Lokasi relokasi tetap berada di Desa Wargaluyu, namun berada di titik yang dinilai aman dan dekat posko.

0 Komentar