Hari Kelima Pencarian, Basarnas Fokus Pencarian Manual di Longsor Arjasari

Tim Sar Gabungan masih melakukan pencarian tiga korban longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan A
Tim Sar Gabungan masih melakukan pencarian tiga korban longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (9/12/2025). Foto Agi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memasuki hari kelima, upaya pencarian tiga korban hilang akibat longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, masih belum menemukan titik terang. Tim SAR gabungan terus bekerja di tengah kondisi tanah yang sangat labil akibat hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Muhammad Adip, mengatakan bahwa pencarian kini mengutamakan peralatan manual karena penggunaan alat berat dinilai berisiko.

“Pencarian dilakukan dengan peralatan manual seperti cangkul dan pompa alkon. Kondisi tanah gembur akibat hujan, sehingga ekskavator tidak aman digunakan,” ujarnya di lokasi pencarian, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga:Hutan Kritis, Ancaman Bencana Makin Nyata!Transportasi Jawa Belum Merata, Bandung Masuk Sorotan Soal Wacana Kereta Cepat ke Surabaya

Adip menyebut hujan menjadi kendala utama sejak hari pertama operasi pencarian. Untuk meminimalkan risiko, Basarnas menempatkan safety officer di area mahkota longsor. Proses pencarian juga dibagi dalam dua sektor: satu sektor diduga lokasi dua korban, dan sektor lainnya lokasi satu korban.

“Metode paling efektif saat ini adalah pencarian manual dibantu pompa alkon,” jelasnya.

Sebanyak delapan unit pompa alkon dikerahkan, ditambah bantuan peralatan manual dari TNI, Polri, dan instansi pemerintah lainnya. Meski anjing pelacak K9 juga diterjunkan, hingga kini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Tim dari PVMBG turut memastikan keamanan area longsor selama proses pencarian.

“Saat kondisi tidak hujan, area masih cukup aman untuk pencarian,” kata Adip. Ia menambahkan bahwa operasi SAR dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, dan perpanjangannya akan ditentukan oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, Kasi Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud, memastikan seluruh warga di sekitar lokasi bencana telah direlokasi ke tempat aman.

“Total ada sekitar 100 warga, dan sekitar 92 orang sudah ditangani dan ditempatkan di lokasi yang aman,” ujarnya.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih berupaya menemukan tiga korban yang belum ditemukan, yakni Aisyah (70), Citra (19), dan Afif (13).

0 Komentar