Meroketnya harga emas perhiasan jelas berdampak pada daya beli masyarakat. Meski minat beli menjelang Natal masih tinggi, banyak konsumen mulai lebih berhati-hati dalam menentukan pilihan.
Sebagian memilih membeli perhiasan dengan kadar karat lebih rendah, sementara yang lain menunda pembelian sambil menunggu harga lebih stabil.
Di sisi penjual, kenaikan harga ini menjadi peluang sekaligus tantangan. Nilai transaksi memang meningkat, tetapi risiko penurunan jumlah pembeli juga tidak bisa diabaikan.
Baca Juga:Huawei MatePad 12X 2026 Meluncur di Indonesia 9 Januari, Bawa Performa Setara PCTips dan Cara Cek Daya Tampung SNBP 2026 agar Peluang Diterima Lebih Besar
Karena itu, banyak toko emas mulai menawarkan promo desain, potongan ongkos pembuatan, hingga skema cicilan untuk menjaga minat konsumen.
