Perkuat Diplomasi Ilmiah Global Lewat DICAS–DICSS 2025, UNIDA Angkat Isu Keberlanjutan dan Kedaulatan Maritim

Perkuat Diplomasi Ilmiah Global Lewat DICAS–DICSS 2025, UNIDA Angkat Isu Keberlanjutan dan Kedaulatan Maritim
Kegiatan DICAS–DICSS 2025 yang digelar secara hybrid di Aula Gedung C Kampus UNIDA, Senin (22/12). Foto: UNIDA
0 Komentar

DICAS–DICSS 2025 menghadirkan sejumlah pembicara internasional ternama, baik secara luring maupun daring, diantaranya Prof. Dr. Naim Demirel (Turki), Prof. Dr. Ravinder Rena (India), Prof. Dr. Dimitrios Maditinos (Yunani), Prof. Dr. Necmettin Marasli (Turki), Prof. Dr. Nurrul Hilal bin Md. Dahlan (Malaysia), Prof. Dr. Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto(Indonesia–Jepang), Assoc. Prof. Dr. Abdulkareem Sh. Mahdi Al-Obaidi (Irak–Malaysia), serta Assoc. Prof. Dr. Yudi Wahyudin (UNIDA).

Selain menjadi forum pertukaran gagasan, konferensi ini juga membuka peluang publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi, seperti Journal of Engineering Science and Technology (JESTEC) terindeks Scopus Q3, Indonesian Journal of Applied Research (IJAR) terakreditasi Sinta 2 dan Indonesian Journal of Social Research (IJSR) terakreditasi Sinta 2.

Melalui DICAS–DICSS 2025, UNIDA tidak hanya memperkuat jejaring akademik global, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi lintas disiplin yang relevan untuk pembangunan berkelanjutan dan masa depan Indonesia.

0 Komentar