Ia menilai, tanpa pengawasan yang ketat dari orang tua, terutama ayah dan ibu, anak-anak berisiko kehilangan interaksi emosional yang sehat dan justru tumbuh lebih dekat dengan layar gawai.
Isi Surat Edaran Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah
Sebagai bentuk konkret pelaksanaan program, BKKBN telah menerbitkan surat edaran dengan poin-poin sebagai berikut:
1. **Seluruh ayah yang memiliki anak usia sekolah diimbau mengambil rapor anak langsung ke sekolah pada waktu pembagian rapor akhir semester.
Baca Juga:Polisi Ungkap Motif Resbob Hina Suku Sunda hingga Viking PersibPercepat Pemulihan Bencana Sumatra, BRI Terus Salurkan Bantuan di Lebih Dari 40 Lokasi
2. Anak usia sekolah yang dimaksud mencakup jenjang PAUD, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah.
3. Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah dimulai Desember 2025, menyesuaikan jadwal masing-masing sekolah.
4. Ayah yang mengikuti gerakan ini dapat diberikan dispensasi keterlambatan kerja, sesuai kebijakan instansi atau kantor tempat bekerja.
5. Sebagai bentuk apresiasi, BKKBN melalui program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) akan memberikan penghargaan kepada 10 ayah terpilih yang mengunggah foto atau video saat mengambil rapor anak ke Instagram dengan tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah, serta menandai akun resmi @kemendukbangga_bkkbn.
Melalui gerakan ini, pemerintah berharap tumbuh kesadaran nasional bahwa kehadiran ayah bukan hanya soal nafkah, tetapi juga keterlibatan emosional dan pendidikan.
Dengan langkah sederhana seperti mengambil rapor ke sekolah, ayah dapat menjadi figur pendukung utama dalam membentuk generasi Indonesia yang sehat secara mental, emosional, dan akademik.
