Indocement Terus Dorong Kemandirian  UMKM Masyarakat Desa Mitra

Indocement Terus Dorong Kemandirian  UMKM Masyarakat Desa Mitra
Indocement Terus Dorong Kemandirian  UMKM Masyarakat Desa Mitra
0 Komentar

JABAR EKSPRES – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berorientasi pada keberlanjutan.

Program-program tersebut bukan hanya meningkatkan pendapatan warga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru hingga meraih pengakuan di tingkat internasional.

Corporate Secretary Indocement,Dani Handajani, menegaskan bahwa perusahaan berupaya menghadirkan program yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

Baca Juga:Petir Hantam Rumah di Cikalongwetan, Seorang Mahasiswa TerlukaKapal Pertamina Terus Bergerak: Antarkan Energi dan Harapan ke Sumatra

“Kami fokus pada pendampingan terstruktur, mulai dari pelatihan teknis, penyediaan sarana, hingga pemasaran agar masyarakat benar-benar mandiri,”ujarnya.

Salah satu program CSR yang mencuri perhatian adalah budidaya jangkrik BOS di kompleks Pabrik Citeureup.

Program ini memanfaatkan lahan reklamasi pascatambang sebagai ruang usaha produktif bagi masyarakat desa mitra.

Suhada, salah satu peternak binaan di Desa Hambalang, kini menjadi contoh sukses. Ia mengelola sembilan jodag dengan kapasitas 3 kg telur jangkrik yang mampu menghasilkan 100–150 kg jangkrik per kilogram telur. Omzetnya mencapai Rp9–10 juta setiap panen.

Indocement juga mencatat, program ini menghasilkan nilai Social Return On Investment (SROI) sebesar 2,23. Artinya setiap Rp1 investasi menghasilkan manfaat sosial Rp2,23.

Kisah sukses lain datang dari UMKM Mamanaa Cake & Bakery milik Apriana di Desa Citeureup. Usaha roti dan kue yang dirintis sejak 2017 itu berkembang pesat setelah mendapat pendampingan intensif dari Indocement.

Pendampingan meliputi legalitas usaha, perizinan, sertifikasi produk termasuk sertifikasi halal, hingga peningkatan kualitas kemasan.

Baca Juga:Fitri Salhuteru Penuhi Panggilan Polda Jabar Terkait kasus Pencemaran Nama Baik Hutan Kritis, Ancaman Bencana Makin Nyata!

Selain itu, Indocement mendorong pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan dengan mengubah sisa produksi menjadi kompos.

Kini, Mamanaa Cake & Bakery mampu meraih omzet hingga Rp75 juta per bulan.

“Bimbingan dari Indocement sangat membantu kami naik kelas dan lebih profesional,” kata Apriana.

Tak hanya di bidang ekonomi, kontribusi Indocement juga terlihat dalam edukasi dan konservasi.

Proposal karya Faradlina Mufti, juara pertama Quarry Life Award (QLA) Indonesia 2025, berhasil meraih Biodiversity & Education Award di tingkat global.

Penghargaan diumumkan pada 27 November 2025 di Heidelberg, Jerman. QLA sendiri merupakan kompetisi ilmiah tiga tahunan yang digelar Heidelberg Materials untuk meningkatkan kesadaran ekologis di area tambang.

0 Komentar