Pendaftaran Program Mudik Gratis Periode Nataru Dibuka, Segini Kuotanya!

Pendaftaran Program Mudik Gratis Periode Nataru Dibuka, Segini Kuotanya!
Pemudik berjalan setelah turun dari bus saat arus balik di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Senin (7/4). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah kembali meluncurkan Program Mudik Gratis periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), sebagai upaya agar masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Pendaftaran program itu telah dibuka sejak awal Desember 2025.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi di Jakarta, Rabu. “Pendaftaran (mudik gratis) sudah dibuka sejak 1 Desember 2025,” ujarnya, dikutip Kamis (11/12/2025).

Adapun, pihaknya menyediakan kuota Program Mudik Gratis periode Nataru sebanyak 33.039 penumpang dan 5.628 sepeda motor lintas moda transportasi.

Baca Juga:Soal Pemulihan Bencana Sumatera, AHY: Butuh Anggran Rp50 Sekian TriliunSambut Nataru, KAI Beri Diskon hingga 30 Persen untuk Perjalanan KA Ini!

“Tahun ini Kemenhub menyiapkan kuota mudik gratis dengan total 33.039 penumpang dan 5.628 sepeda motor melalui moda darat, kereta api, dan laut,” tutur Menhub.

Fasilitas yang disediakan Kementerian Perhubungan dengan para operator transportasi terkait itu, kata dia, diberikan agar dapat dioptimalkan masyarakat.

Pihaknya berharap, kuota penyelenggaraan Program Mudik Gratis dapat terisi dengan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung pada masyarakat.

“Silakan manfaatkan fasilitas mudik gratis melalui pendaftaran di halaman website mudik.kemenhub.go.id. Kami harap kuotanya dapat diisi dengan maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan,” papar Dudy.

Menurutnya, Program Mudik Gratis itu merupakan salah satu upaya pemerintah agar masyarakat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Program Mudik Gratis Kemenhub tahun ini terdiri atas 70 bus pada 10 rute dari Jakarta ke berbagai kota di Jawa, layanan motor gratis kereta api untuk 5.568 sepeda motor dan 12.720 penumpang, serta angkutan laut gratis bagi 17.239 penumpang pada 55 rute.

Rangkaian keberangkatan dan kepulangan dirancang mengikuti prakiraan puncak pergerakan. Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 24 Desember 2025 dan puncak arus balik pada 2 Januari 2026.

Baca Juga:Manfaat KUR Perumahan Mulai Dirasakan UMKM, Benarkah?Kemen PU Beri Dikson Tarif Tol Periode Nataru, Ini Jalur dan Jadwalnya!

Berdasarkan evaluasi Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, tercatat 94,67 juta pergerakan masyarakat dengan 17,18 juta penumpang angkutan umum dan penurunan kecelakaan hampir 14 persen.

Ia mengatakan peralihan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, menjadi angkutan umum yang baik untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan dan mengurangi beban jalan.

“Kami ingin masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga di kampung tanpa harus mengambil risiko di jalan dengan menggunakan sepeda motor” kata dia.

0 Komentar