JABAR EKSPRES – Universitas Bhakti Kencana (UBK) melalui Fakultas Farmasi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema, “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Daun Gaharu sebagai Teh Herbal Asam Urat”, pada 24 November 2025, bertempat di RW 08 Kampung Banceuy, Desa Langensari, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini dihadiri oleh ketua RW 08 Bapak D. Rukhiat, seluruh ketua RT, para kader, serta masyarakat setempat yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Acara dibuka oleh ketua tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi UBK, apt. Aris Suhardiman, M.Si, yang menekankan pentingnya pemanfaatan tanaman herbal lokal sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Baca Juga:Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis Rp350.000 yang Langsung Cair, Cukup Manfaatkan Aplikasi iniHonor 400 Lite Punya Fitur Ajaib, Ini Kecerdasan Magic Portal & Magic Capsule
Sambutan dibuka oleh ketua RW 08, Bapak D. Rukhiat, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim UBK dan berharap kegiatan ini dapat menambah pengetahuan warga tentang pemanfaatan tanaman herbal lokal.
Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan secara mandiri melalui pemanfaatan potensi alam sekitar.
Edukasi disampaikan oleh Dr. apt. Patonah, M.Si, didampingi tim dosen Dr. apt. R. Herni Kusriani, M.Si, Dr. apt. Ika Kurnia Sukmawati, M.Si, serta Mamay Maulana Sobandi, S.Pd., M.M.
Dalam sesi ini, Dr. Patonah menjelaskan manfaat daun gaharu sebagai teh herbal untuk membantu mengontrol kadar asam urat, termasuk mekanisme kerjanya, cara penyajian yang tepat, dosis yang aman, serta tips memadukan teh herbal dengan pola hidup sehat.
Ia juga memberikan informasi tentang keunggulan daun gaharu dibandingkan tanaman herbal lain, serta bagaimana pemanfaatannya dapat menjadi alternatif yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat.
Materi ini kemudian diikuti dengan demonstrasi langsung pembuatan teh herbal daun gaharu, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan dan memahami proses pembuatannya.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Fakultas Farmasi UBK, yaitu Melati Andini Putri, Linda Amelia, Salsabila Oktaviani, Nurul Annisa, Elvira Najwa Zain Nabawi, dan David Fawer Simanjuntak, yang aktif mendampingi masyarakat selama kegiatan berlangsung, membantu proses praktik, serta memberikan penjelasan secara personal kepada peserta.
Baca Juga:Tanpa Modal, Inilah Deretan Aplikasi Penghasil Uang yang Terbukti Membayar di Tahun 2025Cara Mencairkan BLT Kesra Rp900.000 Bulan Desember 2025, Bisa dari Rumah
Suasana semakin semarak pada sesi tanya jawab, di mana peserta terlihat antusias mengajukan pertanyaan.
