Menteri PKP Tegaskan Relokasi Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatra Akan Dipercepat

Menteri PKP Tegaskan Relokasi Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatra Akan Dipercepat
Menteri PKP Tegaskan Relokasi Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatra Akan Dipercepat
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa proses relokasi rumah bagi warga yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatra akan dipercepat, sesuai instruksi yang diberikan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat berada di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh, yang berlokasi di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh, pada Minggu malam, yang dilansir dari laman Antara.

“Presiden ingin bekerja dengan cepat. Jadi, kita saling bahu-membahu aja. Balai Perumahan saya sudah instruksikan, baik di Aceh, di Sumatera Barat, Sumatera Utara. Dirjen kami sudah turun ke sana ya, beberapa hari ini dan bisa berkomunikasi dengan Pemda untuk bisa mendapatkan masukan dari Pemda atau sebaliknya mengusulkan kepada Pemda kalau ada lokasi yang diperkirakan aman, kita kerja cepat,” ujar Maruarar.

Baca Juga:DBL Indonesia Buka Donasi ‘Assist for Sumatra’, Target Rp50 Juta dalam Dua MingguDoa dan Aksi Bersama di Polres Ciamis untuk Korban Bencana Sumatra

Ia menegaskan bahwa area relokasi nantinya akan dipilih di tempat yang aman serta tetap dekat dengan lokasi kegiatan warga agar akses tidak terhambat.

Selain itu, Kementerian PKP juga menjalin kerja sama dengan PT Semen Indonesia untuk membahas metode pembangunan hunian yang lebih efisien dan cepat.

“Kami sudah memanggil Direktur Utama Semen Indonesia. Mereka memiliki teknik pembangunan rumah yang bisa dipercepat,” katanya.

Maruarar juga menyebut bahwa penggunaan panel Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) tengah dipertimbangkan sebagai alternatif konstruksi, karena mampu dibangun lebih cepat dengan tetap memperhatikan faktor keamanan.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan hunian baru sangat besar, mengingat pengungsi akibat bencana tersebut mencapai ratusan ribu orang.

Terkait pendanaan, Maruarar menjelaskan bahwa Presiden Prabowo telah melakukan rapat dengan sejumlah kementerian untuk memastikan kesiapan anggaran.

“Dalam rapat di Hambalang, Presiden sudah menegaskan bahwa kita harus siap. Ada rapat bersama Menteri Keuangan, saya, dan Menteri PUPR. Semua sudah diarahkan untuk siap menjalankan langkah berikutnya,” ujar Maruarar.

Baca Juga:

Tak lupa, ia juga memberikan apresiasi terhadap masyarakat dan pelaku usaha yang terus menunjukkan kepedulian dengan memberikan bantuan untuk para korban bencana di Sumatra.

0 Komentar