DBD Mengintai di Tengah Cuaca Ekstrem, 308 Kasus Tercatat di Cimahi Sepanjang 2025

DBD Mengintai di Tengah Cuaca Ekstrem, 308 Kasus Tercatat di Cimahi Sepanjang 2025
Ilustrasi penanganan DBD. Dok. Jabar Ekspres
0 Komentar

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini, menegaskan bahwa tingginya temuan kasus DBD menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi penularan.

Ia menekankan pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan di lingkungan tempat tinggal.

Selain PSN, Dwihadi juga menganjurkan masyarakat untuk memanfaatkan tanaman pengusir nyamuk sebagai langkah pencegahan alami. Beberapa tanaman yang direkomendasikan di antaranya bunga lavender, daun siri, dan daun mint.

Baca Juga:Diklaim Berhasil Tekan DBD, Pemkot Bandung Bakal Sasar Dua Kecamatan Ini untuk Program Modifikasi WolbachiaDBD Masif di KBB, Angka Infeksi Tembus 1.501 Kasus!

“Kita anjurkan menanam tanama yang bisa mengusir nyamuk. Contoh bunga lavender, daun siri, daun mint,” katanya.

Tak hanya itu, masyarakat juga disarankan memelihara ikan pemakan jentik di bak penampungan air yang sulit dijangkau, seperti ikan cupang, mujair, atau ikan mas. Upaya ini dinilai efektif untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk sejak fase larva.

“Ikan cupang atau ikan lainya juga adalah pemakan jentik. Jadi bisa buat pencegahan dari mulai jentiknya agar tidak berkembangbiak jadi nyamuk penyebab DBD,” ujar Dwihadi menutup. (Mong)

0 Komentar