Genjot Okupansi di Momen Nataru, Hotel Bintang Bandung Bakal Lakukan Sejumlah Siasat

Genjot Okupansi di Momen Nataru, Hotel Bintang Bandung Bakal Lakukan Sejumlah Siasat
Sajian dari 7 negara di SwissBelresort Dago Heritage, Rabu (3/12).(Foto: Son/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bisnis perhotelan di Bandung berupaya menggenjot okupansi di momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Itu untuk menutup kekurangan dalam perjalanan bisnis 2025.

Di 2025 ini industri perhotelan cukup terdampak, okupansi hotel tak sesegar biasanya. Salah satunya dampak dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Namun kini industri perhotelan mulai bergeliat.

Sebagaimana data BPS Jabar. Tercatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang pada Oktober 2025 mencapai 50,24 persen. Angka itu naik 4,58 poin dibandingkan September 2025 yang mencapai 45,56 persen.

Baca Juga:Pendapatan Hotel Bandung Masih Belum Pulih, Meski Okupansi Lampaui Rata-rata Jabar?Okupansi Hotel Melejit, Farhan: Bandung Hidup Lagi Berkat Event Skala Nasional

Namun demikian jika dibandingkan secara y-on-y dengan Oktober 2024 mengalami penurunan sebesar 3,61 poin.

Berdasarkan wilayah, TPK hotel bintang tertinggi terjadi di Kabupaten Purwakarta mencapai 65,44 persen, diikuti Kota Depok dan Kota Bandung masing-masing mencapai 60,48 persen, Kabupaten Sumedang 59,69 persen dan Kota Bogor 56,14 persen.

Hal itu diakui Director of Sales and Marketing SwissBelresort Dago Heritage Rani Noviyanti. “Dinamikanya itu bener-bener nggak bisa diprediksi,” cetusnya.

Rani melanjutkan, beberapa bulan terakhir, geliat mulai nampak. Tapi kini kalender sudah mendekati akhir tahun.

Karena itulah pihaknya tak mau kehilangan momentum. Ada dua momen besar di Desember ini. Yakni Natal dan Perayaan Tahun Baru 2026.

Momen itu jadi kesempatan emas untuk mendongkrak okupansi. Setidaknya bisa menambal beberapa kekurangan sepanjang 2025. “Target okupansi kami harus bisa lebih dari 85 persen,” cetusnya.

Angka itu juga tidak sembarangan. Tapi juga memperhatikan torehan pada tahun lalu yang bisa tembus di 90 persen.

Pikat Lewat Perjalanan Kuliner

Baca Juga:Libur Panjang, Okupansi Hotel dan Lokasi Wisata di Lembang Naik TajamOkupansi Hotel di Kabupaten Bogor Turun 20 Persen Saat Libur Lebaran 2025, Ini Penyebabnya!

Pihak hotel pun mengatur siasat guna memikat pengunjung. Salah satunya dengan sajian kuliner.

Rani menuturkan, pihaknya sengaja menghadirkan menu dari 7 negara dalam momen Natal dan Tahun Baru 2026. “Kami ingin mengajak pengunjung merasakan pengalaman perjalanan ke 7 negara lewat kuliner,” jelasnya.

Di momen nanti, hotel akan menyajikan menu khas dari 7 negara. Mulai dari Meksiko, Brazil hingga Cina. “Ini kami ambil dari 7 keajaiban dunia,” cetusnya. (son)

0 Komentar