JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersiap memperkuat identitas atau icon daerah lewat sentuhan baru pada Tugu Pancakarsa.
Monumen yang dibangun pada era Bupati Ade Yasin itu akan ditambahkan ornamen Kujang emas raksasa yang membuat wujud tugu makin megah dan mencolok.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengungkapkan bahwa ornamen baru tersebut bukan sekadar dekorasi, tetapi simbol kebanggaan masyarakat Bogor.
Baca Juga:Jelang Nataru, PHRI Bogor Targertkan 90 Persen Wisatawan Sewa Hotel di Kawasan PuncakJelang Nataru, Hargai Cabai dan Bawang di Pasar Anyar Bogor Melonjak!
“Di atas Tugu Pancakarsa nanti akan ada tambahan ketinggian bangunan, mungkin tambah 14 meter. Dudukan kujangnya 4 meter, dan kujangnya 10 meter,” ujar Rabu (3/11).
Kujang-kujang tersebut akan dilapisi kuningan berwarna emas, sehingga terlihat mencolok saat terkena cahaya. Menurut Eko, pemasangan ornamen emas itu akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Emas kuningan warna emas, ya. Minggu ini atau paling telat Minggu depan kita pasang,” jelasnya.
Pemkab Bogor juga optimistis bahwa tinggi Kujang baru di Tugu Pancakarsa bakal melampaui Kujang yang ada di Kota Bogor.
“Kemungkinan (lebih tinggi),” singkatnya.
Penambahan ornamen ini ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2025, sehingga Tugu Pancakarsa dapat tampil dengan wajah baru yang lebih ikonik dan menjadi landmark kebanggaan warga Bogor.
Dari sistem pengadaan barang/jasa pemerintah (LPSE), proyek ini dengan nama Upgrading Ornamen Tugu Pancakarsa yang tercatat pagu anggaran proyek ini sebesar Rp 1 miliar dengan HPS Rp 990.200.000,00. Pemenang tender adalah Dinamika Bangun Mandiri.
Perusahaan ini berhasil memenangkan lelang dengan nilai penawaran sebesar Rp 970.396.000,00.
Setelah melalui proses evaluasi, harga terkoreksi tetap sama, dan melalui negosiasi, nilai akhirnya disepakati di angka Rp 969.396.000,00.
