JABAR EKSPRES – Philadelphia 76ers harus menerima kekalahan 134-142 dari Atlanta Hawks dalam laga NBA yang berlangsung pada Senin WIB, meskipun Joel Embiid akhirnya kembali bermain setelah absen tiga pekan akibat cedera. Pertandingan berlangsung sangat ketat hingga harus diselesaikan melalui dua kali overtime.
Pelatih Hawks, Quin Snyder, mengungkapkan bahwa kemenangan timnya lebih berasal dari ketangguhan mental ketimbang ketenangan. Ia menilai para pemain mampu bangkit dari kesalahan dan membuat banyak keputusan tepat di momen krusial.
“Saya pikir ini lebih tentang ketahanan daripada ketenangan. Ketika kami membuat kesalahan, kami mampu lanjut dan membuat cukup banyak permainan saat dibutuhkan,” ujarnya.
Baca Juga:Kupas Jaecoo J7: SUV Kompak Penuh Fitur Canggih dan Tenaga MaksimalKUR BRI Desember 2025: Kuota Rp30 Triliun Masih Tersedia, UMKM Wajib Manfaatkan!
Kembalinya Embiid bersama Paul George dan Tyrese Maxey—yang untuk pertama kalinya tampil bersama musim ini—justru tak menjadi sorotan utama karena jalannya pertandingan yang penuh drama. Embiid tampil selama 30 menit dan mencetak 18 poin, namun ia tidak dimainkan pada overtime kedua karena pembatasan menit untuk menjaga kondisi fisiknya.
Pertandingan berlangsung liar terutama menjelang akhir waktu normal. Hawks sempat unggul delapan poin dengan sisa waktu kurang dari satu menit. Namun, 76ers melakukan kebangkitan luar biasa dengan mencetak 10 poin hanya dalam 34 detik lewat tripoin Quentin Grimes, tip-in Embiid, serta layup and-1 dari Dominick Barlow. Meski Barlow gagal menambah poin dari free throw, Maxey berhasil memasukkan tripoin penyeimbang saat tersisa 8,8 detik.
Kekacauan semakin menjadi pada akhir overtime pertama. Maxey, yang biasanya memiliki akurasi free throw 86,8 persen, tidak berhasil memasukkan dua kesempatan free throw penting. Kemudian, Jalen Johnson mendapatkan pelanggaran saat pertandingan tinggal 0,3 detik.
Pelatih 76ers, Nick Nurse, meminta timeout, tetapi wasit justru mengira itu permintaan challenge—yang memicu tinjauan yang tidak semestinya dan mengacaukan waktu pertandingan. James Capers, pimpinan ofisial, mengakui bahwa terjadi miskomunikasi antarsesama ofisial.
Setelah situasi panjang tersebut, Johnson mengeksekusi kedua free throw dan membuat laga berlanjut ke overtime kedua. Pada fase ini, Embiid, George, dan rookie VJ Edgecombe tidak lagi bisa diturunkan karena batasan menit bermain yang ditetapkan tim.
