Salah satunya dengan menggandeng pihak swasta untuk turut berperan membantu perbaikan rutilahu di Jabar. “Bisa kolaborasi melalui dana CSR Swasta,” katanya, Senin (1/4).
Kolaborasi berikutnya adalah dengan pemerintah pusat. Artinya mengoptimalkan bantuan dari beberapa kementerian yang konsen atau sesuai dengan program perbaikan rutilahu.
“Jadi nanti rumahnya benar-benar layak huni. Dan bisa jangkau lebih banyak,” cetusnya.
Baca Juga:Misi Kebangkitan Persib Dimulai di Madura: Tiga Poin Harga Mati!Habis Sudah Kesabaran Bojan Hodak, Beberapa Pemain Persib Bakal Didepak!
Menurutnya, membuat road map yang jelas untuk menuntaskan masalah rutilahu di Jabar, yakni merancang perencanaan jangka panjang mempertimbangkan jumlah rutilahu di Jabar yang perlu dituntaskan, dengan kapasitas anggaran yang dimiliki provinsi.
Pemerintah wajib hadir membantu masyarakat dalam hal perbaikan rumah meskipun rumah adalah ruang pribadi masyarakat.
Konsepnya seperti bantuan sosial yang menyasar pribadi masyarakat. Hal itu bentuk hadirnya pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Namun tetap perlu memperhatikan ketepatan penyaluran program.
“Harus benar-benar selektif, dicari orang yang memang membutuhkan bantuan untuk perbaikan rumah,” pungkasnya. (son/yan)
