PDIP Kota Bandung Rapatkan Barisan, Dorong Anak Muda Terlibat dalam Struktur

PDIP Kota Bandung Rapatkan Barisan, Dorong Anak Muda Terlibat dalam Struktur
Konsolidasi kader PDIP Kota Bandung, Kamis (27/11)/Foto: Hendrik Muchlison
0 Komentar

JABAR EKSPRES – PDIP Kota Bandung menggelar konsolidasi besar pada Kamis (27/11) untuk memantapkan barisan sekaligus menyiapkan strategi politik jelang restrukturisasi internal.

Salah satu fokus utama ialah membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam struktur partai.

Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024, jumlah pemilih di Kota Bandung mencapai 1,8 juta orang. Dari angka tersebut, pemilih dari generasi Y dan Z mencapai 54,55 persen, menjadikan keterlibatan anak muda sebagai kebutuhan strategis.

Baca Juga:Habis Sudah Kesabaran Bojan Hodak, Beberapa Pemain Persib Bakal Didepak!Ogah Imbang, Persib Maunya Menang!

Wakil Ketua DPC PDIP Kota Bandung, Ari Setiasakti, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja mengumpulkan kader mulai dari tingkat pengurus cabang, ranting hingga sayap partai.

“Kami ingin konsolidasi partai,” jelasnya.

Menurut Ari, pendidikan politik ke masyarakat penting dilakukan dari sekarang. Hal itu tentunya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam hal politik.

“Jadi jangan hanya menjelang pemilu. Ini juga menghadapi tantangan di tengah rendahnya tingkat kepercayaan kepada parpol berdasarkan survei,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Ari menyoroti pentingnya soliditas kader menjelang konferda, konfercab, dan restrukturisasi di tingkat bawah.

Ia mengingatkan agar tidak ada kader yang melakukan manuver demi kepentingan pribadi.

“Yang jelas (kader.red) tidak boleh melakukan manuver. Karena semua keputusan itu berjenjang. Bahwa SK DPD maupun DPC itu hanya Ketua DPP yang punya. Jadi Ketua umumlah yang punya hak untuk menentukan,” tegasnya.

Pengamat Politik Universitas Pasundan Bandung, Fahmi Iss Wahyudi, menambahkan bahwa perilaku pemilih di Indonesia saat ini juga tengah mengalami perkembangan.

Baca Juga:Jung Sang Penyelamat! Persib Menang Dramatis 10 Pemain, Dewa United Dipaksa Pulang Tanpa GolEiger Adventure Land Jadi Mitra Menko PMK–BNPB Menghijaukan Puncak

Karena itu, menurutnya hal tersebut perlu ditangkap oleh partai politik, terutama perilaku anak muda terhadap politik.

“Perkembangan itu perlu direspon oleh partai politik,” katanya yang turut menjadi pembicara dalam kesempatan tersebut.

Fahmi mencontohkan, adaptasi itu bisa dengan membentuk struktur organisasi yang agile atau cekatan, adaptif, dan tentu saja bisa memenuhi ekspektasi terutama misalnya kalangan muda.

“Karena anak muda cukup besar komposisinya dalam pemilih,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Bandung, Bena Aji Satria juga sependapat terkait membuka peluang anak muda dalam wadah partisipasi.

0 Komentar