Di Tengah Gemerlap Wisata Lembang, Jalan Cibodas Rusak Parah!

Ilustrasi jalan rusak di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Ilustrasi jalan rusak di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di tengah ramainya wisata Lembang, Jalan Cibodas justru menyuguhkan pemandangan yang bertolak belakang, misalnya lubang-lubang besar, permukaan jalan retak, dan perbaikan darurat yang tak pernah bertahan lama.

Kondisi ini dikeluhkan warga Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.

Kerusakan paling parah terlihat di sejumlah titik yang menjadi jalur keluar masuk kendaraan wisata. Lubang dengan kedalaman 5 sampai 10 sentimeter tersebar di beberapa ruas, membuat pengendara harus memperlambat laju kendaraan untuk menghindari tergelincir atau terperosok. Pada musim hujan, kondisi makin berbahaya karena lubang tertutup genangan air.

Baca Juga:Hari Guru 2025, Akademisi Psikologi: Dedikasi Guru Adalah Pondasi Kemajuan BangsaSambut Tahun Baru 2026, Ibis Bandung Pasteur Hadirkan Paket Keluarga Bertema Midnight at The Sea

Tokoh warga, Dodi Dermawan, mengatakan kerusakan Jalan Cibodas sebenarnya sudah berlangsung lama dan kerap dikeluhkan warga empat kampung Cisitu, Kaum, Cijerokaso, dan Cigalukguk. Namun hingga kini belum ada perbaikan menyeluruh dari pemerintah daerah.

“Jalan ini sangat krusial bagi kami. Ini satu-satunya akses utama untuk menunjang roda ekonomi masyarakat,” ujar Dodi saat dikonfirmasi, Selasa (25/11/2025).

Ia menuturkan, banyak titik kerusakan kerap membuat kendaraan besar, terutama bus wisata, sulit melintas dan sering hampir tergelincir.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan, warga beberapa kali melakukan perbaikan darurat dengan menutup lubang menggunakan pasir, semen, hingga tanah. Namun upaya itu tak bertahan lama.

“Kalau ditutup tanah, jadi debu tebal saat kendaraan besar lewat. Kalau ditambal semen, mudah rusak karena sering diguyur hujan. Tidak ada yang bertahan,” katanya.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibodas, Dindin Sukaya, mengatakan pemerintah desa terus menerima keluhan masyarakat. Namun pihaknya tidak dapat mengeksekusi perbaikan karena Jalan Cibodas berstatus sebagai jalan kabupaten.

Baca Juga:Sambut Liburan Akhir Tahun, Ibis Bandung Pasteur Tawarkan Christmas Eve Barbeque Dinner Mulai Rp149 RibuMcDays 2025 Hadir sebagai Ruang Berbagi untuk 1.000 Anak Yatim, Dhuafa, dan Santri

“Setiap tahun selalu kami usulkan masuk ke APBD. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Masyarakat tetap menunggu, padahal kerusakan makin parah,” ujar Dindin.

Ia menilai Jalan Cibodas harus menjadi prioritas Pemkab Bandung Barat karena memiliki nilai strategis. Selain menjadi jalur utama warga, jalan tersebut juga merupakan akses bagi wisatawan menuju sejumlah objek wisata di Lembang.

0 Komentar