Rifai menambahkan bahwa aliran biaya ilegal tersebut mengalir ke oknum yang memfasilitasi masuknya barang.
“Mungkin gini Pak, bukan rahasia umum lagi, artinya begini, barang itu bisa masuk tidak sekonyong-konyong sampai ke Indonesia ini terbang sendirinya Pak. Artinya ada yang memfasilitasi. Kami ini sebenarnya korban Pak,” kata dia.
