Serapan Anggaran Kementerian PU Masih Rendah, Menteri Dody Pasang Target 96 Persen di Desember

Serapan Anggaran Kementerian PU Masih Rendah, Menteri Dody Pasang Target 96 Persen di Desember
Menteri Dody Hanggodo saat diwawancara awak media di dapur SPPG BBWS Citanduy Kota Banjar Jawa Barat, Selasa (18/11/2025). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Sementara itu, Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah dilaporkan hanya memiliki progres fisik sebesar 15,78 persen. Lambatnya realisasi proyek-proyek prioritas ini menjadi perhatian serius dari DPR.

Persoalan serapan anggaran Kementerian PU ini sebelumnya telah mendapat peringatan keras dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. PU tercatat sebagai salah satu kementerian/lembaga (KL) dengan kinerja penyerapan anggaran terendah. Hingga Oktober lalu, angka serapannya masih berada di level 52 persen.

Purbaya bahkan tak segan mengancam akan menarik kembali anggaran yang belum terserap jika tidak ada perkembangan signifikan. “Akhir Oktober saya akan lihat lagi, kalau nggak ada yang maju ya saya ambil lagi duitnya,” kata Purbaya dalam pertemuan dengan Menteri Dody di Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga:Realisasi APBD 2025 Jauh dari Target, Kemendagri Dorong Pemda Lakukan PercepatanMeski Realisasi Pajak Alat Berat Jabar Lampaui Target, Bapenda Sebut Status Sewa jadi Tantangan

Meski menghadapi tekanan ganda dari DPR dan Kementerian Keuangan, Menteri Dody tampaknya berusaha meyakinkan semua pihak bahwa target akhir tahun dapat dicapai. Optimisme tersebut ditopang oleh percepatan proses kontrak dan pencairan dana untuk proyek-proyek yang telah matang.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya mengaku cukup puas dengan rencana yang disampaikan oleh Menteri Dody untuk mengalokasikan anggaran ke depannya. Purbaya menyatakan optimisme bahwa dengan adanya proyek-proyek yang siap digarap, penyerapan anggaran Kementerian PU berpotensi melampaui proyeksi awal sebesar 94 persen. (CEP)

0 Komentar