Banyak pengguna lain yang membuat video parodi hingga duet, menirukan gaya sang bocah dan menjadikannya hiburan ringan yang viral.
Namun, muncul pertanyaan penting, sampai sejauh mana konten anak boleh dibagikan ke publik?
Para ahli literasi digital menekankan bahwa orang tua wajib memahami risiko eksposur media terhadap anak, termasuk jejak digital yang mungkin bertahan selamanya.
