Pimpinan Dewan Dorong Sosialisasi Masif Buntut Pemangkasan Kuota Haji 2026

Pimpinan Dewan Dorong Sosialisasi Masif Buntut Pemangkasan Kuota Haji
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan (kanan) menyampaikan gagasannya terkait haji/Foto: Hendrik Muchlison/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polemik pemangasan haji 2026 masih menyita perhatian banyak pihak. Tak terkecuali Wakil Ketua DPRD Jabar, Iwan Setiawan.

Menurut Iwan, diperlukan sosialisasi yang jelas dan masif agar masyarakat bisa legawa. Ia menjelaskan bahwa animo masyarakat terhadap ibadah haji cukup tinggi dan tidak bisa dibendung. Oleh karena itu, ketika ada kebijakan baru yang menyangkut pemberangkatan haji bakal jadi perhatian.

Seperti saat ini, ketika kuota ibadah haji tiba-tiba dilakukan penyesuaian, hal itu bakal berdampak kepada para calon jamaah. “Kasihannya mereka yang seharusnya berangkat tahun ini, harus mundur,” katanya, Senin (17/11).

Baca Juga:Guru DKV SMKN 3 Cimahi Ciptakan 'Simanis', Teknologi yang Menyatukan Data dan Mengubah Budaya SekolahBojan Hodak Kembali ke Bandung, Jawab Rumor Latih Timnas Indonesia!

Politikus PKS itu melanjutkan, dalam beberapa pertemuan dengan warga, pihaknya juga menerima curhatan terkait pemangkasan kuota haji. Ia berharap kementerian atau pemangku kepentingan terkait mengambil langkah yang tepat.

Iwan menekankan pentingnya sosialisasi masif dari pemerintah. Dengan demikian, masyarakat bisa menyadari dan memahami dari kebijakan pemangkasan tersebut, termasuk memberi kepastian para calon jamaah ke depannya.

“Memang harus ada solusi terbaik kepada para calon jamaah. Ini juga perlu disosialisasikan agar masyarakat bisa tenang,” tuturnya.

Sebelumnya, sejumlah wakil rakyat Kabupaten Sumedang mendatangi DPRD Jabar, Kamis (13/11). Mereka menyampaikan keresahan masyarakat terkait pemangkasan kuota haji 2026.

Rombongan itu berasal dari Komisi III DPRD Sumedang, salah satunya, Rita Oktaviana.

Ia menguraikan, kedatangan rombongan itu ke DPRD Jabar untuk menyampaikan keresahan masyarakat. Utamanya para calon jemaah haji.

“Sebelum kami ke sini (DPRD Jabar. Red), kami juga telah menerima aspirasi dari para calon jemaah haji. Mereka datang ke kami (DPRD Sumedang. Red) menyampaikan perihal pemangkasan itu,” jelasnya.

Baca Juga:Guardiola Ngebet Minta Manchester City Datangkan Arda Guler, Madrid Tutup Pintu!Milan Inginkan Lewandowski, Tapi Mustahil 'Mendarat' di San Siro!

Politikus Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu melanjutkan, Kabupaten Sumedang termasuk yang terdampak penyesuaian kuota haji 2026. Awalnya ada 824 orang yang bakal diberangkatkan, tapi sekarang sisa kuota 72 orang. “Bisa dibilang pemangkasan cukup besar juga,” katanya.

Sementara itu untuk tingkat Jabar, kuota haji 2026 awalnya ada di angka 38.723 orang. Kini menjadi 29.643 orang.(son)

0 Komentar