JABAR EKSPRES – Untuk meningkatkan produksi komoditas ekposr nasional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meminta Kementerian Pertanian Indonesia untuk kembangkan varietas unggul tanaman lada Kepulauan Bangka Belitung.
“Kementan perlu memperbanyak budidaya varietas unggul tanaman lada Bangka Belitung ini,” kata Peneliti Ahli Utama BRIN Prof Dr Ir Risfaheri dikutip dari ANTARA, Kamis (14/11).
Ia juga mengatakan varietas unggul tanaman lada Kepulauan Bangka Belitung yang perlu dikembangkan yaitu varietas tanaman lada Petaling I dari Namang Kabupaten Bangka Tengah dengan potensi produksi 2,8 kilogram per pohon.
Baca Juga:Buka Peluang Baru, Pemerataan Infrastruktur Digital Jadi Fondasi Kedaulatan Ekonomi NasionalBSI Kantongi Izin Jasa Simpanan Emas
Kemudian, Varietas Petaling 2 dari Kemuja Kabupaten Bangka dengan potensi produksi 3 kilogram per pohon.
Varietas tanaman lada Nyelungkup dari Bangka Tengah dengan potensi produksi 2,01 kilogram per pohon, varietas tanaman lada Bengkayang dengan potensi produksi 4,87 kilogram per pohon dan varietas tanaman lada lainnya yang memiliki potensi produksi yang tinggi dan tahan terhadap hama penyakit.
“Kita tidak perlu muluk-muluk, cukup setengah dari potensi produksi dari tanaman lada ini sudah dapat mengembalikan kejayaan lada putih Bangka Belitung ini,” katanya.
Menurutnya, pengembangan budidaya varietas unggul tanaman lada lokal ini sangat tepat dalam meningkatkan komoditas ini, karena tanaman ini sudah cocok dengan kondisi alam, iklim, tanah dan lainnya di daerah tersebut.
“Pengembangan ini sangat penting, mengingat lada putih Bangka Belitung “Muntok White Pepper” sudah dikenal di seluruh dunia dan permintaan pasar terhadap komoditas dari Kepulauan Babel juga sangat tinggi,” ujarnya.
