Pengangguran di Jabar Meningkat Meski Pertumbuhan Industri Pesat, Pengusaha Sebut Ini Kendalanya!

Pengangguran Meningka Meski Pertumbuhan Industri Pesat, Pengusaha Sebut Ini Kendalanya!
ANTREAN: Sejumlah pencari kerja saat mencari loker dalam kegiatan jobfair yang digelar di Kota Bandung. (Dimas Rachmatsyah/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Abah Effi berpesan, kepada pemerintah agar industri lebih banyak serap pengangguran di Jabar, salah satunya dapat memfasilitasi peluang magang.

Tujuannya, agar para calon pelamar kerja dapat memahami tugas dan kondisi dunia industri, termasuk dapat siap bekerja dengan berbekal kemampuan yang dibutuhkan perusahaan.

“Banyak memberi kesempatan siswa untuk magang, optimalisasi peran Balai Besar Pelatihan Vokasi atau BLK (Balai Latihan Kerja),” ujarnya.

Baca Juga:Investasi Deras, Tenaga Kerja Seret: Pengangguran Jabar Tembus 1,78 Juta OrangLebih Pintar Tapi Tak Laku, Gen Z Jadi Pengangguran Terbanyak di Jabar

Mengingat industri sedang tumbuh di Jabar, Abah Effi menuturkan, jika pihaknya mempunyai proyeksi untuk ekspansi pabrik pada 2026, termasuk berupaya untuk mendukung penurunan angka pengangguran.

“Meningkatkan volume penjualan dengan diversifikasi produk, edukasi konsumen tentang manfaat dan kelebihan produk,” tuturnya.

“Sehingga perusahaan bisa tumbuh dan mampu menyerap lapangan kerja lebih banyak lagi,” lanjut Abah Effi.

Dia juga berpesan, agar pemerintah turut andil dalam menurunkan angka pengangguran, diantaranya mampu memberikan kemudahan bagi perusahaan ketika mengurus administratif.

“Jangan lupa ekonomi biaya tinggi dalam bentuk mahal dan lamanya mengurus perizinan sebaiknya disederhanakan oleh pemerintah,” imbuh Abah Effi.

“Hal lain pungli dan premanisme juga sebaiknya dikendalikan (pemerintah) karena menyebabkan naiknya biaya industri,” pungkasnya. (bas)

0 Komentar