Bansos Icah Senilai Rp4,6 Juta Dikembalikan, Mantan Kadus Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Bansos Icah Dikembalikan, Mantan Kadus Akui Kesalahan dan Minta Maaf
Pihak desa dan oknum mantan Kadus mendatangai Icah di kediamannya di Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, Minggu (26/10/2025) malam. (Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepala Desa Dewasari dan Kepala Dusun Kandanggajah Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, akhirnya menyambangi kediaman Icah, yang beralamat di Dusun Manggasari RT 03 RW 10, Desa Panulisan, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kedatangan mereka menyampaikan permintaan maaf serta penggantian sejumlah uang yang diduga telah terpakai oleh oknum mantan Kepala Dusun (Kadus).

Hayati (47), anak dari Icah, mengatakan kedatangan Kades dan mantan Kadus tersebut disambut dengan tangan terbuka oleh pihak keluarga.

Baca Juga:Guardiola Tak Khawatirkan Produktivitas Gol Manchester CityFIFA ASEAN Cup Resmi Diluncurkan, Gianni Infantino Janjikan Era Baru Sepak Bola Asia Tenggara

“Unek-unek kita ceritakan semua termasuk mengenai ibunya sampai datanya ditulis bahwa yang bersangkutan meninggal dunia,” ucap Hayati, Senin (27/10/2025).

Ia mengungkap betapa dalam luka yang dirasakan keluarga. Pencatatan almarhum untuk sang ibu yang masih hidup tentu meninggalkan kepedihan yang mendalam.

Hayati mengaku perasaannya kini diliputi rasa syukur. Setelah semua keluh kesah dan beban hati dicurahkan tanpa tedeng aling-aling, pihak oknum mantan Kadus tersebut ternyata menunjukkan sikap baik. Ia tidak hanya mendengarkan, tetapi juga mengakui dan menerima kesalahan yang telah diperbuat.

Pengakuan itu dibarengi dengan permintaan maaf. Oknum tersebut juga mengganti uang bansos untuk tahun 2024 dan 2025 yang diduga tidak sampai ke tangan Icah, dengan total nilai mencapai Rp 4,6 juta.

“Untuk yang tahun 2022 dan 2023 akan diperiksa dulu berapanya. Pakai surat perjanjian dengan ditandatangan menggunakan materai dan berjanji sisanya dua mingguan,” tutur Hayati.

Penggunaan materai dalam surat perjanjian itu menjadi bukti keseriusan dan pengakuan hukum terhadap komitmen yang dibuat, memberikan jaminan bagi keluarga bahwa sisa kewajiban akan dituntaskan dalam waktu dekat.

Dalam perbincangan itu, keluarga juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Desa Dewasari yang telah meluangkan waktu dan bersedia datang langsung mendampingi oknum tersebut.

Baca Juga:Xabi Alonso Tak Ambil Pusing Soal Kisruh di Akhir Laga El Clasico, Sebut Hal itu Wajar Terjadi!Pemain Andalan Cedera Jelang El Clasico, Hansi Flick Harus Putar Otak!

Kehadiran sang Kades dinilai memberikan bobot moral dan legitimasi terhadap proses rekonsiliasi ini, menunjukkan bahwa pemerintah desa tidak tutup mata terhadap persoalan yang terjadi.

Itikad baik dan permintaan maaf yang disampaikan telah diterima oleh keluarga Icah. “Pihak keluarga juga memaafkan dan sudah tidak ada permasalahan apa-apa. Semoga kejadian tersebut tidak terulang lagi kepada yang lain di Kabupaten Ciamis. Cukup keluarga saya yang menjadi contohnya,” ungkapnya.

0 Komentar