Ketiga dari segi kandungan mineral, air tanah berpotensi mengandung zat besi, mangan, hingga kalsium tergantung kondisi tanah dan bebatuan. Sementara air gunung memang dikenal kaya akan kalsium, magnesium, dan silika alami.
Selama ini, banyak produk air minum kemasan memasarkan diri sebagai “air pegunungan alami”.
Padahal, secara teknis, sumber air mereka bisa berupa air tanah dalam yang diambil menggunakan sistem sumur bor bertekanan tinggi.
Baca Juga:Prediksi Line Up 11 Pertama Persib vs Selangor FC, Akankah Bojan Hodak Lakukan Perombakan?Prediksi Skor Persib vs Selangor FC, Maung Bandung di Atas Kertas Bisa Menang
Praktik ini sebenarnya tidak melanggar aturan, selama kualitas air memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia) dan lolos uji laboratorium mikrobiologi, kimia, serta fisika.
Namun, masalah muncul ketika komunikasi pemasaran tidak transparan, sehingga publik merasa tertipu oleh klaim “air gunung alami”.*
