JABAR EKSPRES – Setelah PSSI resmi berpisah dengan Patrick Kluivert, posisi pelatih kepala Timnas Indonesia kini menjadi sorotan utama.
Banyak nama asing mulai disebut-sebut untuk menggantikan pelatih asal Belanda itu di posisi pelatih kepala Timnas Indonesia.
Banyak yang berasumsi bahwa sosok pelatih yang cocok menangani Timnas Indonesia sepeninggal Kluivert adalah mereka yang berpengalaman dan tahu kultur sepak bola Asia.
Baca Juga:KUR BRI 2025: Solusi Modal Rp350 Juta untuk UMKM Naik Kelas dengan Cicilan Ringan dan SimpelRezeki Nomplok, Amplop DANA Kaget Rp7.000 Dibagikan Hari Ini, Siapa Cepat Dia Dapat!
Namun, di antara sekian banyak kandidat potensial, satu sosok yang dianggap paling cocok memimpin skuad Garuda adalah Paulo Bento, pelatih asal Portugal yang berpengalaman di kancah sepak bola Asia.
Paulo Bento bukanlah nama asing di dunia sepak bola internasional. Mantan pelatih Timnas Portugal itu pernah menakhodai Korea Selatan dan Uni Emirat Arab (UEA), dua tim kuat dari benua Asia.
Pengalaman inilah yang membuatnya dinilai paling cocok untuk menangani Timnas Indonesia yang kini sedang berjuang menembus level Asia.
Bersama Korea Selatan, Bento sukses membawa Son Heung-min dan kawan-kawan tampil solid di Piala Dunia 2022 Qatar, bahkan menembus babak 16 besar setelah mengalahkan tim kuat seperti Portugal di fase grup.
Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaik Korea Selatan di ajang sepak bola terbesar dunia dalam dua dekade terakhir.
Banyak pihak menilai Paulo Bentogaya kepelatihannya yang modern dan disiplin tinggi. Ia dikenal dengan filosofi permainan berbasis penguasaan bola, membangun serangan dari lini belakang, dan mengandalkan transisi cepat.
Bento juga memiliki reputasi sebagai pelatih yang mampu memaksimalkan potensi pemain muda, tanpa mengabaikan keseimbangan tim.
Baca Juga:Pemkab Cirebon Sosialisasikan Raperda Kawasan Tanpa Rokok, PHRI Minta Perlindungan Bagi Pelaku Usaha Link Live Streaming Laga Super League antara PSBS Biak vs Persib Bandung di Pekan ke 7
Pendekatan ini sangat relevan dengan karakter Timnas Indonesia yang tengah mengalami regenerasi besar, diisi oleh pemain-pemain muda seperti Rafael Struick, Marselino Ferdinan, dan Ivar Jenner.
Selain itu, Paulo Bento dikenal memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap kultur sepak bola Asia.
Di Korea Selatan, ia berhasil menanamkan disiplin taktik khas Eropa tanpa menghilangkan semangat dan agresivitas ala Asia Timur.
Pendekatan serupa bisa sangat efektif diterapkan di Indonesia yang juga mengandalkan semangat dan kerja keras sebagai kekuatan utama.
