Terapkan Prinsip Gotong Royong, KMP Desa Cikasungka Kolaborasi dengan BUMDes Jalankan Unit Usaha

Terapkan Prinsip Gotong Royong, KMP Desa Cikasungka Kolaborasi dengan BUMDes Jalankan Unit Usaha
Seorang penjaga gerai sembako KMP Desa Cikasungka sedang memeriksa barang jualan, di wilayah Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Program nasional Koperasi Merah Putih yang dicanangkan agar dibentuk di setiap desa/kelurahan, mulai secara bertahap berprogres guna mendorong perekonomian dan pemberdayaan lokal. Seperti di Desa Cikasungka, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) tak sebatas seremonial, tapi fokus mengembangkan potensi dan peluang.

Wakil Ketua Bidang Usaha KMP Desa Cikasungka, Muhamad Ismail mengatakan, pihaknya sudah mulai menggerakkan unit usaha, di sektor kebutuhan pokok masyarakat alias gerai sembako.

Launching kita di 21 September 2025. Kita punya visi dan misi yang ingin membantu mensejahterakan masyarakat Desa Cikasungka,” katanya saat ditemui Jabar Ekspres belum lama ini.

Baca Juga:KMP Cicalengka Kulon Siap Dorong Ekonomi Warga Lewat Gerai Sembako dan Pemberdayaan Pedagang LokalBerantas Bank Emok, KMP Desa Babakan Peuteuy Bandung Siapkan Konsep Ini!

Ismail menjelaskan, penentuan unit usaha gerai sembako sudah disepakati, melalui diskusi dan musyawarah internal KMP serta pihak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cikasungka.

Adapun hadirnya gerai sembako sebagai unit usaha yang perdana digerakkan, KMP Desa Cikasungka menilai dapat menumbuhkan perputaran ekonomi lokal.

“Gerai sembako jangka panjangnya melayani kebutuhan masyarakat dan kebutuhan grosir atau warung khususnya anggota,” jelas Ismail.

“Omzet cukup baik sampai saat ini alhamdulillah. Selain memenuhi kebutuhan pokok, gerai ini juga melayani simpanan (menabung),” lanjutnya.

Ismail menerangkan, dalam permodalan awal KMP Desa Cikasungka, pihaknya tidak mengandalkan bantuan pinjaman dana dari Bank Himbara.

“Kita bekerjasama, berkolaborasi dengan BUMDes (Cikasungka). Jadi karena BUMDes punya anggaran, kita jadikan investor,” terangnya.

Alih-alih menjadi pesaing atau menyaingi, kehadiran KMP Desa Cikasungka justru memantik rasa kebersamaan, gotongroyong dalam tujuan mendorong ekonomi lokal, serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:Managemen Kerugian Jadi Pertimbangan, Ini Konsep Usaha Kopdes Merah Putih Desa Babakan Peuteuy BandungMenko Zulhas: KMP Bisa Ajukan Pinjaman Rp 3 Miliar, Pemerintah akan Bentuk Satgas Awasi Realisasi

Langkah awal KMP Desa Cikasungka cukup selaras dengan tujuan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam program nasional Koperasi Merah Putih.

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, pembentukan Koperasi Merah Putih merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, dengan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Adapun pelaksanaan program Koperasi Merah Putih, nantinya akan menerapkan prinsip gotongroyong, kekeluargaan dan partisipasi bersama.

Awalnya, program tersebut diumumkan oleh Presiden Prabowo dalam Rapat Terbatas di Istana Negara pada Senin, 3 Maret 2025 lalu.

0 Komentar