Menyikapi kekosongan lima posisi kepala OPD yang vital tersebut, Pemkot Banjar mengambil kebijakan untuk membuka kesempatan secara luas. “Jabatan untuk kepala dinas yang kosong nanti akan dilakukan open bidding,” kata Sudarsono.
Kebijakan open bidding ini diharapkan dapat menarik talenta-talenta terbaik dari dalam lingkungan ASN Kota Banjar untuk mengisi posisi-posisi strategis tersebut, sehingga memastikan bahwa pemimpin yang terpilih benar-benar kompeten dan siap memikul tanggung jawab.
Ia meminta agar seluruh aparatur memberikan pelayanan publik dengan sikap yang ramah, prosedur yang mudah, dipermudah, dan tidak mempersulit urusan warga. “Pesan saya yang pertama, layani masyarakat dengan baik, ramah, mudah, dan jangan mempersulit. Itu yang paling utama,” tegasnya. (CEP)
