Setelah 10 Tahun Tak Jadi Tuan Rumah, Akhirnya Final Trial Game Dirt 2025 Digelar di Bandung

Trail Game Dirt 2025
Dua crosser tengah bersaing di ajang Trail Game Dirt 2025 di Sirkuit Lapangan Tritan Poin, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (10/10/2025)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Setelah 10 tahun pakem, akhirnya Kota Bandung kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan seri kelima motocross Trial Game Dirt 2025.

Pada empat seri sebelumnya Trial Game Dirt 2025 digelar di empat kota yakni, Semarang, Sidoarjo, Probolinggo dan Solo. Bandung menjadi kota terakhir sekaligus tempat perebutan juara event bertaraf nasional itu.

Final Trial Game Dirt 2025 sendiri digelar di Sirkuit Lapangan Tritan Point, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, pada Jumat dan Sabtu, 10-11 Oktober 2025. Sedikitnya 36 pembalap dari berbagai kelas ikut ambil bagian di ajang ini.

Baca Juga:Praktis Interaktif dan Menyenangkan!! Ini Rekomendasi Tempat Belajar Ngaji Online untuk AnakSukses Digelar, Supersoccer Euro Futsal Championship 2025 Lahirkan Juara Baru

Wakil Ketua Penyelenggara Trial Game Dirt 2025, Abed Nego Antoro dari Genta Auto & Sport mengatakan, alasan pemilihan Kota Bandung sebagi tempat terakhir penyelenggaraan final Trial Game Dirt 2025, karena antusiasme pembalap atau crosser di Jawa Barat, khusuanya di Bandung yang semakin besar dan semakin banyaknya para pembalap baru.

“10 tahun lalu seri terakhir digelar di Majalengka. Jadi tahun ini kami memilih Bandung sebagai lokasi final salah satu pertimbangannya karena banyak juga pembalap baru yang bermunculan di Jawa Barat,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, pemilihan lokasi penyelenggaraan di Sirkuit Lapangan Trintan Point karena konsep tahun ini yang lebih ke arah urban sirkuit di kota-kota besar.

Menurutnya, dari seluruh area yang ada di Bandung, Trintan paling cocok untuk konsep balapan. Pasalnya, ada campuran tanah dan batu di lapangan sirkut. Sehingga, pembalap harus benar-benar menyesuaikan setelan motor—ban, rantai, hingga suspensi.

”Karena ini seri final, sirkuitnya dibuat lebih menantang untuk menentukan siapa juara umum 2025,” paparnya.

Tak hanya itu, lanjut Abed, antusiasme penonton Bandung yang tinggi juga menjadi salah satu alasan pemilihan tempat. “Meski hari pertama sempat terkendala cuaca, tapi antusias penonton sangat bagus. Kami harap besok (saat final) cuaca cerah agar lebih banyak penonton yang datang,” harapnya.

Abed menjelaskan, pada Final Trial Game Dirt 2025 kali ini, ada empat kelas yang dipertandingkan yakni Kelas Campuran Non-Seeded, Campuran Open, FFA Open dan FFA Master, dengan jumlah peserta sebanyak 36 pembalap.

0 Komentar