JABAR EKSPRES – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyatakan akan segera melepasliarkan Macan Tutul Jawa yang ditemukan di sebuah hotel di Jalan Padasaluyu, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.
Kepala BBKSDA Jabar, Agus Arianto, mengatakan hal tersebut saat dikonfirmasi pada Sabtu, 11 Oktober 2025.
“Pastinya Macan Tutul Jawa tersebut akan dilepasliarkan kembali kalau kondisinya sudah benar-benar pulih,” ujarnya.Agus menjelaskan, pelepasliaran dilakukan untuk menjaga populasi Macan Tutul Jawa yang kini berstatus terancam punah. Namun, proses tersebut akan dilakukan setelah melalui tahapan sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. 17 Tahun 2025.
Baca Juga:Revitalisasi Tangki LNG Arun Capai 81 Persen, Target Beroperasi Akhir 2025Pemprov Jateng Buka Hotline Aduan Keracunan Menu MBG
“Alhamdulillah sampai hari ini kondisinya sudah berubah, kesehatannya membaik, dan mulai beradaptasi. Jadi sudah ada peningkatan selama di lokasi rehabilitasi,” ungkapnya.Agus menambahkan, lokasi pelepasliaran masih dalam tahap penentuan. Pihaknya tengah melakukan asesmen terhadap beberapa habitat Macan Tutul Jawa di wilayah Jawa Barat.
“Kita akan melakukan asesmen di beberapa kantong habitat. Kalau masih memungkinkan, kita akan pilih salah satunya agar bisa dikembalikan ke habitat alaminya,” pungkasnya.Sebelumnya, seekor Macan Tutul Jawa ditemukan di lantai dua Hotel Anugrah, Padasaluyu, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, pada Senin, 6 Oktober 2025, sekitar pukul 07.00 WIB.
Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga sekitar, termasuk penghuni hotel.
Kapolsek Sukasari Kompol Ni Wayan Mirsani membenarkan adanya temuan hewan langka itu.
“Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada macan tutul Jawa di dalam hotel,” katanya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (6/10).(San)
