JABAR EKSPRES – Sebanyak 19 ruas jalan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah diperbaiki pemerintah daerah. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp47 miliar dan ditargetkan rampung pada Desember 2025.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bandung Barat menjawab keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan yang sudah bertahun-tahun rusak dan tak tersentuh perbaikan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) KBB Aan menyebutkan, dari total 19 ruas yang diperbaiki, 15 di antaranya menjadi prioritas utama pada tahun anggaran 2025, sedangkan 4 ruas lainnya dibiayai melalui APBD Perubahan.
Baca Juga:Persib Genjot Fisik Pemain di Jeda InternasionalJelang Indonesia vs Irak, Calvin Verdonk Diharapkan Pulih Tepat Waktu
“Proyek tersebut mencakup sejumlah titik penting yang menjadi jalur penghubung antarwilayah dan kawasan ekonomi produktif. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan fokus pada jalan dengan tingkat mobilitas tinggi,” kata Aan saat dikonfirmasi, Jumat (10/10/2025).
Berdasarkan data dari DPUTR Bandung Barat, dari total 152 ruas jalan dengan panjang keseluruhan 648,06 kilometer, sekitar 353 kilometer dalam kondisi baik.
Sementara sisanya mengalami berbagai tingkat kerusakan mulai dari 118 kilometer rusak berat, 117 kilometer rusak sedang, hingga 57,8 kilometer rusak ringan.
“Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkab Bandung Barat. Selain keterbatasan anggaran, faktor curah hujan tinggi dan aktivitas kendaraan berat juga memperparah tingkat kerusakan di sejumlah wilayah seperti Padalarang, Cihampelas, Cikalongwetan, dan Rongga,” katanya.
Sebagai bentuk transparansi, kata Aan, DPUTR Bandung Barat secara rutin menggelar sosialisasi publik sebelum proyek dijalankan. Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, hingga kelompok pemuda di wilayah sekitar.
Langkah tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai kebutuhan masyarakat serta menghindari potensi tumpang tindih antara kegiatan pembangunan daerah dan provinsi.
“Kami ingin masyarakat ikut memantau dan berpartisipasi. Dengan begitu, pembangunan bisa lebih tepat sasaran,” tandasnya.
Baca Juga:Demi Tiket Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan IrakKluivert Ungkap Tantangan Berat Timnas Indonesia Usai Kalah Tipis dari Arab Saudi
Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menyebut bahwa proyek perbaikan jalan menjadi salah satu program prioritas pemerintahannya.
Menurutnya, infrastruktur jalan yang layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan berpengaruh besar terhadap pergerakan ekonomi di daerah.
“Ada lima segmen pekerjaan, tiga di antaranya sudah selesai. Dua segmen lagi sedang kami kejar, paling lambat November sudah bisa digunakan,” ujar Jeje.
