Sementara itu, pemerintah pusat hingga kini baru sebatas melempar janji evaluasi. Publik pun menanti apakah tragedi ini benar-benar akan menjadi momentum perbaikan, atau sekadar lewat seperti kasus-kasus serupa sebelumnya.
Tragedi di Ponpes Al-Khoziny tidak hanya soal gedung ambruk, tapi juga membuka borok lama: minimnya perhatian terhadap keselamatan santri, lemahnya regulasi, hingga dugaan keterlibatan anak di bawah umur dalam pekerjaan berisiko tinggi.
