Pemprov Jabar Ajak Pemuda LDII Jadi Pelopor Indonesia Emas 2045

LDII
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat ajak pemuda LDII jadi pelopor Indonesia Emas pada tahun 2045.
0 Komentar

“Proporsi usia produktif (15–64 tahun) masih besar, sementara penduduk usia muda dan tua akan mengalami pergeseran demografis. Jawa Barat memiliki modal demografi, kekuatan ekonomi digital, literasi tinggi, dan infrastruktur yang berkembang. Dengan strategi yang tepat, pemuda Jabar bisa menjadi motor penggerak Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Rina menjelaskan, pemuda Jawa Barat yang berjumlah lebih dari 11,4 juta jiwa (BPS 2024) memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak kemajuan bangsa. “Didukung oleh kampus-kampus unggulan, inovasi digital, dan Bandung sebagai pusat startup, pemuda Jabar siap melahirkan SDM unggul dan kreatif,” tuturnya.

Ia menambahkan, capaian pemuda di bidang olahraga, seni, dan budaya menjadi penguat identitas bangsa. Sementara itu, organisasi kepemudaan di Jawa Barat turut berperan dalam menumbuhkan kepemimpinan masa depan. Selain itu, kesadaran terhadap lingkungan melalui gerakan hijau dan pengembangan energi terbarukan juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter pemuda yang berdaya saing global, namun tetap berakar pada budaya Indonesia.

Baca Juga:Dukung IKN Nusantara, ITB dan Universitas Mulawarman Perkuat Kader KesehatanM. Zidane- Asep Lukman Bakal Berebut Gelar Juara Trial Game Dirt 2025 di Sirkuit Lapangan tritan Poin Bandung

“Pemuda Jawa Barat adalah kekuatan besar sekaligus harapan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Dengan semangat inovasi, kepeloporan digital, dan kepedulian lingkungan, pemuda Jabar bukan hanya siap menghadapi tantangan, tetapi juga menjadi modal utama untuk melahirkan generasi unggul,” kata Rina.

Ia mengajak seluruh pihak untuk bersinergi—pemerintah, masyarakat, hingga organisasi kepemudaan—dalam mewujudkan visi besar tersebut. “Mari bersama menjaga persatuan, menumbuhkan nasionalisme, dan meneguhkan semangat Jabar Istimewa demi Indonesia Emas 2045,” paparnya.

Di sisi lain, Wakil Kepala Pembinaan Mental dan Sejarah Kodam III/Siliwangi (Wakabintaljarahdam), Letkol Inf Dudu Badrusalam, menegaskan pentingnya menumbuhkan semangat cinta tanah air dan bela negara di kalangan masyarakat, termasuk para mubaligh dan generasi muda LDII. “Cinta tanah air adalah sebagian dari iman. Bela negara adalah tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk mubaligh,” ujarnya.

Dudu menambahkan, penguatan wawasan kebangsaan menjadi hal mendesak untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai silih asah, silih asih, silih asuh, dan silih wawangi, sebagai cerminan budaya luhur masyarakat Jawa Barat yang perlu terus dijaga demi kemakmuran rakyat Indonesia.

0 Komentar